05 Juni 2013

5 Cara Menabung Yang Menyenangkan

5 Cara Menabung Yang Menyenangkan

Apakah Anda saat ini sudah memiliki kebiasaan menabung? Kebiasaan menabung disini maksudnya adalah menabung yang memang dilakukan dengan sengaja untuk menabung/menyimpan uang. Saya yakin pasti tidak semuanya bisa memiliki kebiasaan yang rutin untuk menabung.

Entah itu terkendala tidak terbiasa, masih ingin selalu diambil-diambil terus, ataupun memang tidak ada yang bisa ditabung. Ada berbagai alasan yang bisa menjadi pembenarnya.

Sumber Gambar : KLIK DISINI
Nah, berkaca dari itu, saya mencoba untuk berbagi pengalaman dan juga hasil referensi tulisan yang lain yang membahas mengenai kebiasaan menabung yang sebenarnya bisa kita lakukan dengan cara yang (menurut saya) menyenangkan.

Beberapa cara tersebut menurut saya memang sederhana dan mudah. Saya pun yakin semuanya pasti juga akan bisa menerapkan atau melakukannya dirumah. Hanya butuh kemauan dan niat serius saja kok. Hehehe...

Beberapa cara itu saya ringkas menjadi lima saja. Yaitu Lima Cara Menabung Yang Menyenangkan. Secara lengkapnya bisa Anda baca berikut ini :
 
1. Mengumpulkan Uang Koin

Yess..! Saya pribadi memiliki kebiasaan ini, yaitu mengumpulkan uang koin yang saya dapatkan. Entah itu dari kembalian beli di warung, kembalian habis makan di angkringan, ataupun kembalian uang parkir yang kebetulan berupa uang koin.

Berapapun uang koin yang saya dapatkan itu akan saya kumpulkan dalam tempat yang khusus. Awalnya semua saya campur jadi satu, mulai dari koin 100, 200, 500 sampai koin yang 1000-an. Semua saya kumpulkan dulu jadi satu.

Setelah terkumpul agak banyak biasanya akan saya pilah-pilah sesuai dengan nominalnya, dan saya 'packing' dalam jumlah tertentu, misalnya per 25 ribu atau per 50 ribu. Ini nanti biar mudah saat kita akan melakukan penukaran uangnya.

Kebiasaan mengumpulkan uang koin ini menjadi salah satu cara menabung yang sederhana dan menyenangkan buat saya. Boleh percaya boleh tidak, saya pernah mengumpulkan uang koin itu sejumlah hampir 1 juta..!! Dan yang terakhir, baru bulan kemarin saya bisa mengumpulkan hampir 400 ribu..!!

Disini poin yang ditekankan bukan saya pamer nominal yang bisa dikumpulkan, namun cara menabung yang 'tidak disengaja' dengan mengumpulkan uang koin ini ternyata cukup menyenangkan. Padahal hanya dari hal sepele, uang koin saja. Namun bila terkumpul jadi banyak ya hasilnya lumayan juga lhooo...

Nah, kalo Anda pengen nyoba ya silahkan saja. Tinggal menyiapkan tempat khusus, bisa berupa celengan kaleng, untuk menyimpan uang koin tersebut. Nanti setiap kali Anda memegang uang koin dari hasil kembalian warung atau parkir, langsung saja ditaruh ditempat itu. Dan jangan pernah diingat-ingat jumlahnya.

Nanti kalo sudah terkumpul banyak pasti Anda bisa kaget sendiri...

2. Kumpulkan Barang Bekas Berduit

Bisa juga Anda bongkar-bongkar  dan bersih-bersih gudang, coba dicari dan dikelompokkan barang-barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan atau dijual. Misalkan saja menemukan banyak koran-koran bekas, atau botol-botol air mineral, sah-sah saja kalo semuanya itu Anda kumpulkan. Lalu Anda jual ke tukang loak/rombeng.

Selain bisa membuat rumah menjadi bersih, bila barang-barang bekas tadi dijual maka juga akan bisa menghasilkan uang juga. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, namun lumayan juga kalo bisa buat jajan bakso sekeluarga, hehehe...

Kalo saran saya sih, uang dari hasil penjualan barang-barang bekas itu tadi langsung saja ditabung dalam celengan uang koin yang sudah ada sebelumnya. Dan tidak perlu diingat jumlahnya berapa yang sudah Anda masukkan tadi.

3. Lanjutkan "Cicilan Kredit"

Saya yakin dari sebagian Anda pasti sudah pernah mengalami atau mengambil kredit leasing, entah itu kredit kendaraan bermotor ataupun barang-barang elektronik. Nah, bila sudah pernah, ini justru menjadi sebuah kabar baik.

Kok bisa kabar baik?

Ya, kalo kita sudah terbiasa melakukan pembayaran cicilan kredit, misalnya cicilan motor per bulan sebanyak 550 ribu selama 4 tahun, dan dibayar biasanya sekitar tanggal 10 setiap bulannya, maka hal tersebut pasti akan menjadi kebiasaan.

Ketika kredit yang Anda ambil itu sudah selesai masa kreditnya, pasti akan merasa ada hal yang hilang, yaitu kebiasaan membayar cicilan itu tadi.

Nah, bila Anda ternyata mengalami hal seperti itu, maka itu bisa menjadi kebiasaan yang baik, yaitu kebiasaan Anda membayar 'cicilan kredit' sebesar 550ribu setiap tanggal 10 itu tadi diteruskan saja..!! Untuk apa?? Ya anggap aja untuk 'cicilan' juga, namun bisa Anda alihkan untuk misalnya cicilan investasi ataupun cicilan logam mulia. Asal yang produktif.

Jadi, Anda hanya tinggal berpikir kalo Anda sekarang masih punya 'cicilan' yang lain. Padahal sesungguhnya disitu maksudnya untuk menabung. Tapi menabung dengan cara yang lain.

4. Matikan Sejumlah Penghasilan

Cara atau Tips "Matikan Sejumlah Penghasilan" ini malah saya dapatkan secara tidak sengaja dari penjual nasi goreng keliling yang biasa lewat di depan rumah. Dimana waktu itu saya iseng-iseng menanyakan bagaimana caranya dia mengelola pemasukan dan pengeluaran usaha nasi goreng kelilingnya tersebut?

Ternyata ia menjawab, bahwa berapapun penghasilan yang ia dapatkan hari itu, sudah pasti akan ada yang dimatikan dalam jumlah tertentu. Lalu ia menyebut, per hari ia harus 'mematikan omzet' sebesar 20 ribu.

Jadi berapapun omzet yang ia dapatkan hari itu, ia tetap memaksa diri untuk menabung sejumlah 20 ribu. Dan dana itu ia simpan sendiri, yang bisa dia gunakan untuk keperluan mendadak, ataupun sebagai dana cadangan modal ketika dia sedang tutup/tidak jualan.

Saya dan Andapun juga bisa mengadopsi cara seperti itu, artinya ketika begitu Anda menerima slip gaji atau order, maka segera "matikan sejumlah penghasilan" kita itu. Misalnya saja dimatikan sejumlah 10%.

Jadi kalo punya gaji sebesar satu juta atau keuntungan order satu juta, maka bila kita komitmen "mematikan sejumlah penghasilan" sebanyak 10%-nya, maka kita akan menyimpannya sejumlah 100 ribu.

Lakukan dengan niat yang kuat dan konsisten. Tidak mudah memang, tapi layak dicoba. Kalo bapak penjual nasi goreng keliling itu tadi saja bisa, masak sih kita gak bisa???

5. Celengan "Komitmen" 

Celengan Komitmen ini hanyalah sebuah istilah yang saya buat sendiri. Istilah ini saya buat dari hasil belajar dari teman saya di FB yang bernama Ryan Widiyanto.

Beliau (dan istri), memiliki sebuah program "Celengan Komitmen" yang berupa, bila mereka berdua itu mendapatkan atau memiliki uang kertas pecahan 20 ribu, entah itu hasilnya dari manapun, maka uang tadi tidak boleh dibelanjakan kemana-mana, langsung disimpan dalam "Celengan Komitmen" itu tadi.

Disini intinya adalah 'memaksa diri' untuk bisa melakukan kegiatan menabung dengan komitmen tersendiri. Dalam contoh Mas Ryan diatas adalah, wajib menabung bila mendapatkan/memperoleh uang kertas pecahan 20 ribuan.

Sebuah cara sederhanya yang layak juga untuk dicoba.

Nah, apabila 5 cara sederhana dan mudah untuk menabung yang saya jelaskan diatas itu bisa Anda lakukan semua tentu Anda bisa memiliki simpanan tabungan yang luar biasa.

Yang perlu dilakukan hanyalah niat yang kuat, kemauan untuk memulai, dan jangan pernah ingin tahu berapa jumlah uang tabungan yang sudah Anda simpan tersebut.

Lakukan dengan senang hati, dan bukalah misalnya setahun sekali menjelang lebaran. Dijamin Anda pasti akan terkaget-kaget memperoleh 'bonus' uang yang lumayan buat uang jajan diwaktu lebaran, hehehe...

Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat...


Salam Souvenir,

Hatta N Adhy PK,ST