15 Maret 2013

Berbagi Pengalaman Mengajukan KPR (Bagian 04 - Tamat)

Dari Pengalaman Mengajukan KPR yang saya lakukan kemarin, setelah berjuang mati-matian menyiapkan syarat-syarat untuk pengajuan KPR yang ternyata cukup menyita waktu, survey ke beberapa Bank penyedia produk pembiayaan KPR juga saya lakukan.

Lebih dari 6 Bank yang saya datangi dan saya tanyain mengenai produk KPR yang mereka miliki. Dan ternyata memang setiap bank memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dan biasanya yang membedakannya adalah program promo di 2-5 tahun pertama, tingkat suku bunga yang dikenakan, serta jangka waktu lamanya kredit yang bisa diambil. Kalo saya jelas mencari yang bisa paling lama masa kredit dan bunganya paling murah.

Eh jangan lupa, cobalah juga survay ke Bank-Bank yang Syariah gitu.. Misalnya saja : Bank Muamalat, BNI Syariah, Mandiri Syariah, BRI Syariah, dan sejenisnya. Mereka punya kok produk pembiayaan rumah dan kadang penawarannya juga lumayan bagus.

Nah, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berikut :

# Langkah Keempat : 

Menawar dan Meminta Surat Penawaran

Salah satu syarat yang diajukan oleh Bank adalah adanya surat penawaran dari pihak penjual kepada pembeli. Maksudnya adalah pihak penjual membuat surat pernyataan bahwa dia betul-betul menjadi pemilik rumah yang dijual-belikan, serta menjual rumah tersebut dengan nominal tertentu kepada pihak pembeli.

Biasanya surat penawaran ini ditanda tangani oleh pihak penjual (suami istri), serta dilampiri dengan fotokopi KTP penjual (suami istri).

Jangan lupa, kalo sudah punya surat penawaran dari pemilik rumah, segera difotokopi dulu buat arsip. Nanti kalo mau mengajukan ke beberapa bank tinggak lampirkan fotokopiannya itu saja. Jadi tidak bolak-balik bikin surat penawaran :)


# Langkah Kelima : 

Ajukan Ke Beberapa Bank Sekaligus

Setelah semua syarat-syarat yang Anda siapkan sudah betul-betul lengkap, tidak ada yang kurang, serta Anda sudah memiliki alternatif beberapa bank yang menjadi pilihan untuk mengajukan KPR, maka langkah selanjutnya adalah tinggal memasukkan semua berkas-berkas tersebut ke beberapa bank sekaligus..!!

Tentu saja semuanya perlu Anda cek dulu semuanya. Dicek semuanya dulu. Kalo perlu semua berkas Anda fotokopi rangkap 6 (bila Anda mengajukan ke 5 bank, yang sayu buat arsip cadangan).

Coba dicek lagi :
... Syarat-syarat identitas sudah lengkap belum ....
... Syarat legalitas rumah sudah lengkap belum .....
... Syarat legalitas usaha sudah lengkap belum .....
... Syarat administrasi perbankan sudah lengkap belum .....
... Syarat laporan keuangan sudah lengkap belum ....

Semua tolong dicek kembali dengan detil. Jangan sampai ada yang terlewatkan. Pastikan bila sudah lengkap segera difotokopi rangkap 5 (atau sesuai dengan kebutuhan), dan dipilah sendiri-sendiri dalam map yang terpisah untuk setiap bank.

Ajukan langsung ke beberapa bank sekaligus. Sebab peluangnya akan lebih besar. Jangan melakukan proses seperti ini : mengajukan ke satu bank dulu trus nunggu jawabannya, baru ajukan lagi ke bank lainnya..! Cara seperti ini memboroskan waktu..!

Anda boleh kok mengajukan sekaligus ke 5-10 bank yang berbeda. Itu sah-sah saja, tidak ada yang melarang. Sebab apa? Proses pengajuannya itu cukup memakan waktu. Bisa lebih dari 2 minggu..!

Lha kalo ternyata nanti ada beberapa bank yang menyetujui gimana? Ya gak papa dong. Syukur Alhamdulillah, kita bisa punya pilihan lebih dari satu. Tinggal diseleksi lagi, pilihan yang mana yang lebih ciamik penawarannya.

Bahkan kalo perlu, hasil antarbank yang menyetujui pengajuan KPR nya itu tinggal diadu saja..!! Bank pasti takut kok kalo diadu dan ternyata ada kompetitornya yang mau kasih plafond lebih tinggi, bunga lebih murah, masa kredit lebih lama.

Ingat juga, Bank kan juga jualan uang to??? Ini ada nasabah yang akan 'membeli' uangnya itu, pasti mereka juga akan berusaha memberikan yang terbaik kepada nasabahnya.

# Langkah Keenam : 

Tunggu Jawaban Dari Bank

Kalo sudah semuanya selesai dilakukan. Berkas-berkas yang dimasukkan ke Bank semua dinyatakan lengkap dan tidak ada yang terlewatkan, maka kini saatnya untuk menunggu kabar dari Bank..!!

Kalo kita mengajukan sekaligus ke beberapa Bank ya lebih enak. Malah seru. Kalo ada yang nelepon kita untuk konfirmasi, malah bingung. "Eh, mas ini tuh yang dari bank apa yaa??" Hahahaha....

Sebab banyak marketing bank yang kemarin kita masukin berkasnya dan tidak hafal satu persatu..

Dari sini nanti Bank akan mengevaluasi terlebih dahulu.

... Identitas dirinya sah atau engga...
... Dikross check 'rontgen keuangannya...
... Dilihat BI Checking-nya dulu...

Kalo itu semua lolos, biasanya akan dikonfirmasi untuk survay ke lokasi rumah yang akan ditransaksikan. Pada tahap ini Bank akan melakukan apprasial (taksasi), penghitungan nilai jaminan.

Bank memiliki formula dan cara tersendiri dalam menentukan nilai taksasi ini. Yang kita harapkan adalah nilai taksasinya jauh lebih besar daripada harga transaksinya. Biar kita tidak mengeluarkan 'modal' terlalu besar.

Kalo sudah selesai survay ke lokasi rumah, biasanya juga akan diikuti survay ke lokasi usaha. Usahakan memiliki tempat display barang untuk menunjukkan ada aktivitas bisnis. Pajang aja stok dagangan atau kiriman-kiriman barang yang ada.

Kemaren waktu dari pihak bank datang melihat lokasi usaha, kebetulan sekali ada tumpukan dos-dos yang berisi undangan dan souvenir saya yang baru mau dikirim. Bank langsung percaya dengan aktivitas saya itu. Apalagi salah satu dos dibuka untuk memastikan bahwa memang itu benar-benar produksi saya, order ditempat saya, dan baru mau dikirim...

Wes pokoknya tambah bikin yakin mereka deh....

Habis itu biasanya Bank akan merumuskan lagi. Melihat kembali data-data yang ada di berkas, dengan hasil survay di lapangan. Melakukan penghitungan kembali, hasil taksasi yang pas berapa, dan plafond yang pas diberikan ke nasabah berapa, yang tentu saja dikorelasikan kemampuan membayar dari performa keuangan si nasabah...

Kalo sudah ada hasilnya biasanya kita akan dihubungi via telepon. Dan siap-siaplah deg-degan untuk mendengarkan hasil penawaran dari Bank.

Semoga saja selalu dapat penawaran yang terbaik. Bila sudah ada Bank yang menyetujui, tunggu dulu jangan langsung putuskan untuk mengambilnya. Tunggu dulu jawaban dari Bank yang lainnya, siapa tahu ada penawaran yang lebih cantik kan??


Hehehe... Begitulah kira-kira Pengalaman Mengajukan KPR saya kemarin yang bisa Anda tiru dan Anda lakukan langkah-langkahnya bila Anda memang berniat akan mengajukan KPR dalam waktu dekat. 

Semoga bermanfaat...

TAMAT

Salam,


Hatta N Adhy PK,ST