13 Maret 2013

Berbagi Pengalaman Mengajukan KPR (Bagian 02)

Setelah semangat BONEK ala Arek Suroboyo berhasil 'merasuk' akhirnya pelan-pelan saya mulai nekat melangkah untuk memperdalam Ilmu KPR ini dengan langsung praktek di lapangan. Langkah-langkah 'NEKAT' Mencari Pengalaman Mengajukan KPR yang saya lakukan itu dimulai dari sini...

Eeeeng.. iiiiing... eeeennngggg...


# Langkah Pertama : 

Carilah Rumah Yang Akan Diincar..!!

Namanya juga mau membeli rumah, tentu saja Anda musti mencari rumah akan Anda beli dengan pembiayaan dari Bank. Dari pengalaman yang saya lakukan, mencari rumah yang cocok dan sesuai dengan selera itu ternyata tidaklah mudah.

Selalu saja akan ada hal yang membuat rumah yang kita incar itu tidak masuk kriteria kita. Misalnya saja : jumlah kamarnya tidak sesuai keinginan, lokasinya terlalu pelosok, tidak ada fasilitas yang bisa menopang aktivitas sehari-hari, harga penawaran yang terlampau tinggi, belum memiliki IMB, masih musti proses turun waris lebih dulu, dan lain sebagainya.

Itulah makanya para orangtua biasa mengatakan bahwa untuk membeli tanah atau rumah itu cocok-cocokan alias PULUNG. Atau dengan kata lain JODOH. Hal itu memang benar adanya, sebab saya sudah membuktikan.

Untuk mencari rumah yang dijual ini Anda bisa mencarinya melalui searching di internet (misalnya di tokobagus.com atau berniaga.com), bisa juga Anda jalan-jalan keliling kota, melihat iklan baris yang ada di koran lokal, tanya-tanya ke jasa agen property, ataupun bisa juga bertanya melalui jasa mediator (makelar).

Hanya saja, kalau Anda melalui agen property atau makelar, maka bersiap-siaplah untuk menambahkan dana cadangan sekitar 1-2% dari harga deal transaksi untuk membayar komisi mereka. 

Karena susahnya dalam mencari rumah yang cocok dan sesuai dengan kriteria kita itu, Dolf de Roos dalam bukunya "Real Estate Riches" makanya disinggung adanya rumus 100-10-3-1.

100 : Kita survey melihat-lihat minimal 100 rumah...
10 : Dipilih 10 yang sesuai dengan kriteria...
3 : Membuat penawaran yang serius...
1 : Dijadikan deal transaksi....

Jadi langkah pertama sekarang, silakan keliling dulu lihat-lihat rumah yang dijual yang kira-kira cocok sesuai dengan selera Anda. Kalo belum sampai 100 gimana? Ya terserah Anda...

Yang penting Anda sudah memiliki banyak alternatif pilihan terlebih dahulu sebelum memutuskan mana yang akan dijadikan deal transaksi.


# Langkah Kedua : 

Lakukan Survay Ke Bank Dulu

Sembari Anda melakukan survay ke rumah-rumah yang dijual, Anda bisa sekaligus survay ke Bank-Bank yang memiliki produk pembiayaan untuk pembelian rumah atau KPR. Entah itu untuk rumah baru ataupun rumah second.

Silakan Anda survay dulu lewat internet, baca dulu penjelasannya yang ada di Internet. Carilah info sekaligus di beberapa Bank. Ya, carilah info sekaligus di Banyak Bank..!! Misalkan saja : BCA, BRI, BNI, Mandiri, BII, Permata, Niaga, BTN, dll.

Adapun beberapa hal yang perlu Anda tanyakan adalah sbb :

a. Lama masa kredit bisa sampai berapa tahun?
b. Ketentuan bunganya bagaimana?
c. Biaya-biaya apa saja yang akan muncul?
d. Apakah ada biaya yang harus dibayar dimuka?
e. Contoh tabel angsuran KPR di Bank yang bersangkutan.
f. Bagaimana ketentuan bila pelunasan dipercepat?
g. Berapa plafond maksimal yang bisa diberikan?
h. Berapa lama proses pengurusannya?

Pokoknya ditanyakan dulu saja, nanti-nanti Anda juga akan jadi tahu kenapa hal-hal yang saya tulis diatas perlu untuk ditanyakan lebih dulu, hehehe....

Setelah tahu informasinya dari internet, tidak ada salahnya usahakan Anda juga datang langsung ke kantor Bank yang ingin Anda cari tahu infonya lebih mendalam. Jangan sungkan-sungkan bertanya secara detil. Semakin banyak bertanya maka semakin bagus.

Bahkan bila perlu, tanyakan juga program promo apa yang saat ini sedang ditawarkan untuk pembiayaan pembelian rumah di Bank tersebut. Biasanya antarbank akan memberikan bentuk promo yang berbeda-beda untuk menggaet para nasabahnya.

Ada satu lagi, bila Anda datang ke Bank, apalagi di bagian kredit KPR, tampillah dengan penampilan yang meyakinkan..! Tentu saja biar Bank bisa yakin dengan Anda, bahwa memang Anda layak jadi nasabahnya. 

Nah, sekarang silakan Anda mencari informasi yang saya sebutkan diatas itu dulu. Kupas detail informasinya di setiap Bank yang Anda kunjungi. Setelah mendapatkan detail informasinya, baru Anda bandingkan antara satu bank dengan bank yang lain. Dan simpulkan sendiri yang menurut Anda enak, fleksibel, dan tidak memberatkan Anda.

Untuk tahap awal, silakan lakukan dua langkah tersebut diatas terlebih dahulu. Kalo sudah berhasil baru lanjutkan ke langkah-langkah selanjutnya.

Bersambung Ke Bagian Ke-03 >>> KLIK DISINI

Salam,



Hatta N Adhy PK,ST