16 Februari 2013

Hal Yang Menyebabkan KPR Ditolak

Kangen juga akhirnya dengan aktivitas tulis menulis. Kali ini saya akan coba sharing pengalaman mengenai hal-hal yang menyebabkan aplikasi KPR Anda ditolak. Hal ini saya tuliskan berdasarkan dari hasil membaca beberapa artikel serta tanga-jawab dengan beberapa AO KPR di beberapa Bank yang tempo hari saya ajak diskusi.

Beberapa hal tersebut adalah sbb :

1. Status rumah yang dijual-belikan tersebut masih dalam kasus atau belum turun waris.

2. Rumah yang dijual-belikan tersebut masih belum memiliki IMB. Solusinya : ya dicarikan IMB dulu. Sebab IMB sangat dibutuhkan saat pengajuan KPR.

3. Si debitur masuk dalam daftar blacklist BI Checking.

4. Bagi karyawan, besarnya gaji dianggap tidak mencukupi untuk memback up cicilan. Biasanya besarnya cicilan diperhitungkan sekitar 1/3 gaji. Jadi misalkan gaji 3 juta, berarti maksimal cicilannya 1 juta.

5. Bagi pengusaha, biasanya ada yang mengabaikan masalah perijinan. Seperti misalnya SIUP, TDP, NPWP, HO. Padahal masalah perijinan ini penting. Salah satunya untuk melihat, sudah berapa lama usaha kita itu sudah beroperasional.

6. Tidak memiliki rekam jejak transaksi di Bank alias tidak memiliki rekening Bank atau rekening koran.

7. Tidak membuat pencatatan mengenai laporan keuangan dengan detail. Meski sebenarnya bisa juga dibuat dengan model sederhana asal memperlihatkan arus uang masuk dan uang keluarnya.

Nah, itulah beberapa hal-hal sepele yang kadang terlewatkan. Namun justru karena hal sepele tersebut akhirnya malah mengakibatkan aplikasi KPR yang kita ajukan ke Bank dengan cepat langsung ditolak.

Mohon maaf kalau mungkin penjelasannya terlalu pendek dan singkat. Namun setidaknya bisa menjadi 'clue' untuk mempersiapkan dengan lebih baik lagi aplikasi KPR Anda yang selanjutnya.

Semoga bermanfaat...

Salam,

Hatta N Adhy PK, ST