11 Januari 2013

Cara Merubah Masalah Menjadi Rupiah

Salah satu pertanyaan yang juga sering ditanyakan oleh para pemula adalah : "Kalau saya mau mulai bisnis, ide bisnis apa yang dijalankan ya mas?". Mungkin bisa jadi terlalu banyak ide bisnis yang berkeliaran diotak sehingga malah menjadi bingung bisnis mana yang akan dieksekusi.

Dalam tulisan yang saya bahas sebelumnya tentang Cara Cerdas Memulai Bisnis Bagi Pemula salah satunya adalah memulai bisnis dengan menggali potensi bakat terbaik yang Anda miliki. Nah, selain itu bisa juga Anda memulai bisnis dengan "Merubah Masalah Menjadi Rupiah".

Banyak sekali sebenarnya ide bisnis-ide bisnis di sekeliling kita yang yang sebenarnya adalah bersumber dari masalah. Namun, ditangan orang-orang yang kreatif dan jeli melihat peluang, biasanya justru bisa merubah masalah tersebut menjadi rupiah.

Pengen tahu contohnya apa saja?
  • Masalah = malas nyuci dan nyetrika, akhirnya muncul bisnis laundry kiloan.
  • Masalah = malas nyuci motor/mobil, akhirnya ada bisnis cuci motor/mobil.
  • Masalah = tidak ada waktu mengantar anak sekolah, akhirnya bisa menjadi bisnis antar-jemput sekolah.
  • Masalah = tidak sempat ngajari anak belajar, bisa menjadi bisnis les privat.
  • Masalah = tidak ada waktu momong anak di jam kerja, muncul bisnis jasa penitipan anak.
  • Dan lain sebagainya...
Atau bisa juga Anda perhatikan gambar iklan berikut ini :


Coba perhatikan dengan detil iklan yang ditempel ditembok diatas? Apa yang terbersit dalam pikiran Anda? Kalo saya jelas berpikir : ITU ARTINYA DUIT..! Mr.John (nama yg tertera dalam iklan tersebut) itu jeli bisa merubah masalah menjadi rupiah..!
  • Anda pasti pernah mengalami, tiba-tiba dijalan Anda mengalami musibah ban bocor tengah malam dan tidak menemukan tukang tambal ban terdekat...
  • Bisa juga, saat ditengah jalan motor Anda macet sebab kehabisan bensin dan ternyata jauh dari pom bensin atau orang yang jual bensin eceran...
  • Atau saat mau ngeluarin mobil/motor dari garasi, ternyata mobil/motor mengalami kerusakan/macet yang tidak bisa kita perbaiki sendiri...
  • Atau saat Anda butuh pergi kemana-mana tapi tidak ada kendaraan yang tersedia dirumah yang bisa dipakai, padahal Anda keburu mengejar waktu...
Pendekatan problem atau masalah-masalah seperti itulah yang coba dimaksimalkan oleh Mr.John untuk merubah masalah menjadi pundi-pundi rupiah.

Coba bayangkan, bila dalam satu kota dia memiliki jaringan teman-teman (penjual bensin eceran, tukang tambal ban, montir mobil/motor, tukang ojek) semua bisa disinergikan dengan cantik. Bisa dikerjasamakan dengan baik dan saling menguntungkan.

Tinggal membuat satu nomer call center saja untuk menghubungi Mr.John. Dan setiap ada klien yang meminta jasanya tersebut, maka Mr.John tinggal kontak jaringan teman-temannya saja di lokasi terdekat dimana si klien itu berada. Tentu saja dengan perjanjian bagi hasil yang win-win solution.

Nah, dari contoh Mr.John ini sebenarnya kita bisa banyak ambil pelajarannya. Bisnis itu ada banyak disekeliling kita, dan kadang itu hal sepele yang terlewatkan. Dan salah satu cara paling mudah adalah denga merubah masalah menjadi rupiah.

Okelah, sekarang tugas kita tinggal mencari-cari masalah yang ada di sekeliling kita, dan temukan caranya untuk merubah masalah tersebut menjadi rupiah...

Semoga bermanfaat...


Salam,

Hatta N Adhy PK,ST

Cara Cerdas Memulai Bisnis Bagi Pemula

Banyak sekali seminar-seminar wirausaha yang menawarkan kehebohan nikmatnya menjadi pengusaha. Mulai dari Cara Gila, Cara Cepat, Cara Pintar, bahkan Cara Goblog Menjadi Pengusaha :) Tidak  dipungkiri memang saya dulunya juga penghobby ikut seminar-seminar seperti itu. Biasanya juga seminar-seminar itu hanya mengupas kulit luarnya saja. Kalau pengen tahu lebih dalam musti ngikut kelas workshopnya yang tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Seringkali pula yang saya lihat (berkaca dari pengalaman pribadi), semangat menggebu-gebu untuk memulai bisnis sangat begitu terasa saat dalam acara seminar itu tadi. Tapi begitu keluar dari acara, lagi-lagi berbagai macam mental block kita terus menghantui pikiran kita.

Lalu gimana dong cara yang asyik buat memulai bisnis bagi para pemula? Pertanyaan seperti ini teramat sering terdengar.

Ada 5 tips sederhana dari saya buat para pemula yang ingin memulai bisnis dengan cerdas. Silakan disimak yaaa...

# Tips Ke-1 : Gali Bakat Terbaikmu..!

Setiap orang diberikan potensi bakat dan kelebihan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Cara pertama yang wajib Anda lakukan adalah MENEMUKAN BAKAT TERBAIKMU..! Tentu saja bakat terbaik disini adalah dalam arti positif.

Misalkan saja :
Si A dia punya bakat yg hebat dalam desain grafis dan otak-atik Blog...
Si B dia punya bakat yg luar biasa dalam hal membuat masakan atau kue...
Si C dia punya bakat yg spesial dalam bidang menggambar atau melukis...

# Tips Ke-2 : Komunikasikan "Kehebatan" Anda Pada Orang Lain

Pada tahap ini adalah sudah mulai pada kegiatan 'memasarkan' diri Anda. Saya beri logika sederhana seperti ini :

Suatu saat ketika Anda sedang menunggu bus di Halte, Anda melihat seseorang yang membawa beberapa dos donut ditangannya. Ada dua kemungkinan bila Anda melihat kondisi seperti ini, Pertama : Anda mengira bahwa orang tersebut adalah seorang sales donut yang tugasnya memang menjual donut yang dibawanya. Atau Kedua : Anda mengira bahwa orang tersebut habis beli donut dalam jumlah banyak untuk oleh-oleh keluarganya dirumah.

Pelajaran dari cerita diatas itu adalah : Pentingnya Mengkomunikasikan Siapa Anda..!! Andai saja orang dalam kisah diatas tadi pro aktif mengkomunikasikan dan menjual donut dagangannya, tentu orang akan tahu dan paham bahwa ternyata dia berjualan donut. Lha kalo tidak dikomunikasikan, bisa-bisa disangka cuman bawa oleh-oleh dan donutnya tidak boleh dibeli..!

Nah bisa menangkap pesan dari ilustrasi diatas kan? Lalu hubungannya dengan memulai bisnis apa dong?

Ya jelas berhubungan. Kalo Anda tidak mengkomunikasikan kelebihan dan kehebatan Anda tersebut ya orang lain tidak bakalan tahu kan? KAlau Anda mengkomunikasikannya ke orang lain apalagi membranding nama Anda berhubungan dengan core keahlian Anda, maka orang akan menjadi tahu siapa Anda.

Itulah kenapa saya menggunakan nickname "Hatta Tasya Souvenir", ini untuk memudahkan dalam mengingat-ingat. Misalkan suatu saat Anda sedang membutuhkan souvenir, eh dalam pikiraan Anda bisa teringat pernah punya teman yang namanya Hatta Tasya Souvenir. Hahahaha..... Sedikit narsis ceritanya, tapi itu fakta dan riil saya lakukan..!

# Tips Ke-3 : Siapkan Modal Untuk Promosi

Siapkan modal dalam jumlah tertentu untuk kepentingan promosi. Sebisa mungkin kombinasikan melalui promosi offline serta promosi online. Misalnya Anda pintar membuat kue, Anda bisa dokumentasikan foto-foto kue yang sudah pernah Anda buat, lalu diedit sedemikian rupa menjadi katalog produk untuk meyakinkan calon customer Anda.

Penting juga Anda buat promosinya melalui online. Modal beli domain dan hosting, lalu dibuat websitenya untuk pemasaran online. Pasti akan menambah kredibilitas bisnis Anda tersebut.

Tidak lupa siapkan banyak kartu nama untuk Anda bagi-bagikan kepada rekan-rekan Anda, kenalan, saudara, dan siapapun yang Anda targetkan untuk menjadi customer Anda. Kartu nama ini penting, sebab merupakan cara marketing yang murah meriah tapi juga bisa menghasilkan.

# Tips Ke-4 : Berikan Layanan BODOL Terbaik Buat Customer

BODOL ini istilahnya Pak Purdie Chandra, yang artinya Berani Bisnis Duit Orang Lain. Nah teknik ini bisa Anda lakukan juga kok. Misalkan Anda jualan kue tadi itu. Anda pasti tahu kan HPP kue yang Anda jual. Misalnya secara mudahnya HPP Kue Tart sebesar Rp100.000, nah Anda bisa menjualnya dengan Harga Rp200.000 atau Rp250.000.

Saat ada yang akan melakukan pemesanan kue tart itu tadi tinggal dibilangin. Untuk tanda jadi pemesanan minimal membayar DP 50%. Bila Harga jual Rp250.000, tentu saja Anda bisa menarik DP sebesar Rp125.000 kan?

Lalu yang Rp100.000 bisa dijadikan sebagai modal HPP pembuatan Kue Tart tadi. Sisanya bisa disimpan atau ditabung. Baru setelah kue jadi dan ada pelunasan, Anda bisa menikmati keuntungannya untuk diputar lagi.

Lha kalo ternyata order dicancel? Ya Anda masih tetap untung..! Untung dapet kue (bisa titip dijual di toko kue) dan sedikit laba dari DP. Apapun yang terjadi masih tetap untung. Hehehe...

# Tips Ke-5 : Evaluasi dan Perbaiki

Ini tahap penting untuk pengembangan bisnis. Tidak semuanya akan berakhir dengan cerita indah. Sesekali Anda bisa nangis darah, atau terjerembab dalam beberapa kesulitan. Namun tetaplah semangat. Ambillah selalu sisi positif dari semua kejadian. Lalu lakukan evaluasi mengapa hal itu bisa terjadi, serta lakukan perbaikan untuk menjadikan semuanya bisa lebih baik lagi.

Sekali lagi ternyata bisnis itu bisa menjadi sederhana bila kita memang berpikirnya simple. Namun bisa juga menjadi ruwet bila kita berpikir terlalu idealis memulai. Duit itu hanyalah sebuah ide. Dan bila Anda bisa mengolah ide dengan baik, Insya Allah duit akan mengikutinya...

Semoga bermanfaat....

Salam,

Hatta N Adhy PK, ST