06 Oktober 2009

Memilih Souvenir pernikahan

Memilih Souvenir pernikahan

Memilih souvenir pernikahan kadang bisa mudah, tapi bisa juga susah. Biar tidak bingung mungkin tips berikut ini bisa Anda pelajari saat Anda akan memilih souvenir pernikahan.

  • Tentukan budget souvenir pernikahan yang sesuai kantong. Budget setiap orang bisa berbeda-beda, ada yang souvenir murah, dan ada juga yang ingin souvenir eksklusif.
  • Perhitungkan jumlah pemesanan disesuaikan dengan jumlah undangan. Jumlah pemesanan biasanya akan lebih banyak daripada jumlah undangan yang dicetak. Karena kadangkala ada satu undangan yang bisa meminta souvenir lebih dari satu * maruk mode on * hehehe.. Mungkin, kali aja souvenirnya unik banget gituu..
  • Pilihlah souvenir pernikahan yang bisa bermanfaat. Contoh misalnya kalender abadi, tempat merica/garam :) (hehehe), atau buku alamat. Bisa juga pilihan lainnya yang bisa anda lihat di tasya souvenir.
  • Diskusikan pilihan souvenir pernikahan dengan calon pasangan/keluarganya. Nah, ini kadang menjadi problem. Pihak pria inginnya souvenir berbentuk boneka, sedangkan pasangannya ingin bentuk towel cake. Hihihi, yah, didiskusikan cari pilihan yang paling baik dan semua pihak setuju atas pilihan tersebut.
  • Pesanlah jauh-jauh hari sebelum hari-H. Kadangkala souvenir yang ingin dipesan tidak readystock. Masih ada proses produksi, sablon/bordir nama, membuat packagingnya serta waktu ekspedisinya. Nah, biar aman, silakan memesannya minimal sekitar sebelum hari H. Namun ini bukan patokan, hanya saran biar nanti tidak grusa-grusu (duh apa bahasa yg tepat yaa?).
  • Lakukan penawaran kepada vendor-vendor penyedia souvenir. Ada banyak pilihan vendor souvenir yang ada. Di tasya souvenir Anda juga bisa memilih banyak alternatif pilihan :)

Nah, semoga sedikit tips ini bisa menginspirasi Anda dalam menyiapkan atau memilih souvenir pernikahan anda nantinya.

Salam,

Tasya Souvenir

05 Oktober 2009

Ide Awal Bisnis Souvenir Pernikahan

Seringkali orang bertanya kepada saya, bagaimana dulu awalnya saat memulai bisnis souvenir pernikahan hingga bisa berjalan hingga saat ini.
Jawaban saya simple : “Bisnis souvenir itu semata-mata hanyalah sebuah ide, begitu juga dengan tasya souvenir ini”

Saat itu saya berpikir bahwa setiap orang memiliki siklus hidup yang pasti akan melalui sebuah fase yang bernama “pernikahan”. Nah,saat ini sudah sangat lazim pada setiap event pernikahan, si mempelai akan memberikan souvenir pernikahan kepada para tamu, untuk mengenang event pernikahan tersebut.

Selain itu terbatasnya waktu, macetnya kota, teriknya panas matahari seringkali menjadi sebuah problem untuk hunting souvenir pernikahan di pasar tradisional. Sudah saatnya dibuat simple : pilih souvenir pernikahan, order, bayar, dan tinggal nunggu barang sampai dirumah..! “Bebas macet, bebas terik matahari, dan efisien di waktu”

Ada juga pertanyaan yang lain: “Kan sudah banyak yang jualan souvenir pernikahan?”
Sayapun menjawab, “Di pasar tradisional-pun banyak sekali yang jualan sayur mayur, bumbu-bumbu dapur yang nyaris dagangannya sama. Tapiiii…. Semuanya bisa laku, semuanya punya pangsa pasar sendiri-sendiri bukan?”. Dalam bahasa lain saya ingin mengatakan bahwa rejeki itu sudah ada yang mengaturnya.

Siapa sangka kalo ternyata perusahaan sebesar PT.Indocement lalu Jogja Tugu Trans, dan juga Singapore International School mempercayakan kami untuk membuat souvenir pada kegiatannya..?

Yah, memang bisnis itu awalnya hanyalah sebuah ide…

Salam Bisnis Souvenir Pernikahan..!!


~Hatta N Adhy PK, ST~