07 Oktober 2008

Banyak Orang "Pintar" Ternyata GOBLOK

Yeeee...... jangan tersinggung dulu baca judul postingan diatas yaa..!!

Judul diatas saya adopsi pada kata pengantarnya BOB SADINO di bukunya I Nyoman Londen yang berjudul "Orang 'BODOH' Lebih Cepat Sukses!, Inspirasi Bisnis Ala Londen"

Buku ini sebenernya udah lama sekali saya baca, namun beberapa hari ini saya tergelitik untuk menuliskannya kembali di blog ini, sembari mengasah kemampuan menulis saya yang beberapa bulan sempat ilang..

Nah, menurut Om Bob (biar lebih akrab, untuk selanjutnya saya selalu akan menyebut Om Bob aja yaa?). Menurut beliau, sekolah formal (SD, SMP, SMA, bahkan hingga PERGURUAN TINGGI) itutidak baik buat para calon wirausahawan/entrepreneur. Bahkan lebih ekstrim lagi, bagi Om Bob sekolah formal itu tidak perlu...!!

Kok bisa begitu??

Karena banyak orang "pintar" yang ternyata jauh lebih goblok. Saking pintarnya, hampir semua informasi dilahapnya. Informasi itu bisa banyak sekali hal, mulai dari teori-teori, artikel-artikel, berita-berita, dll...dll...

Nah banyak orang "pintar" yang menurut Om Bob banyak sekali yang hobby melahap informasi seperti ini. Padahal dimata seorang Om Bob, informasi-informasi tersebut adalah tak lebih dari seonggok sampah..!! Jadi secara tidak langsung, menurut Om Bob pikiran-pikiran orang "pintar" tersebut sudah terlalu penuh oleh sampah-sampah. Bahkan mungkin, saking banyaknya sampah sampai-sampai ada banyak sampah yang membusuk di pikirannya..!!!

Kok Om Bob bisa menganggap informasi itu adalah sampah?

Bisa sekali. Informasi itu bersifat lampau atau telah lewat. Teori-teori yang dibaca itu adalah teori yang telah lalu/telah lewat. Berita-berita yang dibaca juga merupakan kejadian yang telah lalu. Hal-hal yang telah lewat adalah sesuatu yang basi. Ibarat sebuah telur, apabila telur sudah berumur 2 minggu, maka telur itu sudah basi. Begitu pula yang dimaksudkan dengan informasi itu.

Sedangkan kita hidup untuk satu menit kedepan saja tidak pernah tahu akan ada peristiwa apa. Yang pasti harus dilewati, dan dijalani..!! Tidak perlu teori-teori.

Karena terlalu banyak asupan sampah-sampah, maka dimata seorang Om Bob ini yang akhirnya menyebabkan banyak orang "pintar" malah akhirnya menjadi "GOBLOK" dan akhirnya jarang yang menjadi seorang wirausaha.

Kongkritnya seperti apa?

Maksud Om Bob mungkin seperti ini. Banyak diantara kita orang "pintar" yang banyak mengerti teori2 bisnis. Bagaimana menghitung umlah modal. Bagaimana membuat goal business. Bagaimana membuat business plan. Bagaimana menghitung-hitung biaya. Bagaimana menghitung waktu BEP. Bagaimana menghitung ROI usaha. Apa saja kemungkinan resiko. Bagaimana Manajemen resiko, dll...dll....

Banyak orang pintar yang amat sangat pintar dengan semua teori-teori yang saya sebutkan diatas. Namun, karena saking pintarnya, malah akhirnya para "orang2 pintar" ini malah menjadi takut sendiri dengan segala asumsi2 yang dibuatnya sendiri. Akhirnya banyak yang memutuskan untuk tidak jadi menjadi seorang wirausaha/entrepreneur..!!

lagi lagi di mata Om Bob, setidaknya ada 3 hal yang selalu membelenggu pikiran para "orang pintar" ini, yang mungkin karena penyebab awalnya adalah terlalu banyak sampah yang anda simpan dalam pikiran anda selama Anda mengenyam bangku sekolah formal.

Apa saja belenggu-belenggu tersebut?

Pertama, RASA TAKUT.

Rasa takut menjadi membelenggu Anda. Mau jadi pengusaha takut gagal. Mau naik pesawat terbang takut jatuh. Mau naik kapal takut tenggelam. Padahal untuk menjadi maju maka orang butuh untuk bergerak. Bergerak dari rasa takut.

Kedua, BANYAK MENGHARAP

Harapan ini, dalam kata lain adalah tujuan. Atau dalam ilmu manajemen modern diistilahkan menjadi goal setting. Hal seperti inilah yang akhirnya malah membuat seseorang menjadi terbenani untuk dapat meraihnya. Padahal hidup itu mengalir, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada diri kita walaupun satu menit kedepan.

Jika Anda mau berhasil dan sukses, maka bebaskan diri Anda dari harapan-harapan ini. Tapi yang pasti tetap harus Anda lalui serta lakukan..!!

Ketiga, TERBELENGGU PIKIRAN SENDIRI

Seringkali Anda dibuat berasumsi sendiri tentang yang Anda perbuat sendiri. Misalkan Anda pengen usaha membuka bubur ayam. Seringkali bisnis plan bisa anda siapkan sendiri. Bahkan dengan detil lengkap dengan BEP serta laba-ruginya...

Tapi disisi lain, Anda juga yang membuat asumsi-asumsi negatif sendiri..
"pangsa pasarnya ada gak yaa?"
"bubur ayamnya laku gak yaa"
"nanti kalo gak laku gimana yaa?"
dll...dll...dll...

Yah itu semua terjadi karena saking "pinternya" anda menguasai banyak teori..!!

Padahal rumusnya simpel aja : "JUST DO IT..!!!"

Kalo Gus Dur mungkin akan bilang : "Ah, Gitu aja kok repot..."

Bagaimana dengan Anda...???

Salam,
Klaten,07-10-2008
HATTA N ADHY PK

Met Idul Fitri 1429H

4 All :



Segenap Kru Kerabat serta keluarga besar Tasya Souvenir

Mengucapkan

"SELAMAT IDUL FITRI 1429 H"
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN


Wassalam,

HATTA - SYANIA
(TASYA SOUVENIR)