15 Mei 2008

Bahaya Minuman Keras

Dikisahkan tentang sebuah kota yang dihuni mayoritas pecandu minuman keras. Pemerintah setempat semakin khawatir, pasalnya ulah para pemabuk itu sudah meresahkan masyarakat. Sehingga pemerintah menggelar sebuah seminar yang membahas tentang bahaya minuman keras bagi kesehatan. Seminar yang dipandu oleh dokter-dokter senior di kota tersebut dimaksudkan untuk menggugah kesadaran warga supaya mengurangi dan menghentikan kebiasaan buruk minum minuman keras.

Salah seorang dokter berusaha memberikan bukti peraga, agar para pecandu minuman keras itu segera sadar. Dokter tersebut menyediakan 2 gelas kaca. Kemudian mengisi gelas pertama dengan air mineral, lalu mengisi gelas kedua dengan larutan alkohol. Setelah itu ia memasukkan 1 ulat kedalam masing-masing gelas.

Ulat yang dimasukkan kedalam air mineral dapat melompat keluar dari gelas. Sedangkan beberapa menit kemudian, ulat yang dimasukkan kedalam larutan alkohol mati. "Apa kesimpulan yang Anda dapatkan dari percobaan ini?" tanya sang dokter memancing respon peserta seminar.

Tiba-tiba seorang pecandu minuman keras yang sedang mabuk berat langsung berdiri dan menjawab pertanyaan itu. "Ini menunjukkan bahwa jika kita minum alkohol, berarti perut kita tidak akan ada ulat," tukasnya diiringi tawa keras diikuti tawa peserta seminar lain.

Pesan:

Berdasarkan respon pecandu minuman keras di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi hati dan pikiran penduduk wilayah tersebut sudah tertutup terhadap nilai-nilai kebenaran. Kejadian seperti itu dapat terjadi dimanapun dengan kasus berbeda-beda pula. Dalam keadaan demikian, eksistensi manusia sebagai mahluk yang berakal dan berhati nurani semakin terkikis oleh nafsu atau kebiasaan-kebiasaan buruk.

Upaya penyelamatan harus segera dilakukan untuk mengembalikan mental masyarakat menjadi bijak dan kembali hanya melakukan aktivitas bermanfaat. Tetapi kita juga tak dapat berharap banyak kepada siapapun untuk melakukan upaya penyelamatan tersebut. Alangkah baiknya, jika kita membangun kesadaran tersebut dari dalam diri sendiri terlebih dahulu.

Perubahan besar yang diharapkan tentu saja lebih cepat terjadi, jika diikuti kesadaran masing-masing individu dari unsur masyarakat terkait, misalnya para pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, kalangan intelektual maupun masyarakat awam. Terlebih jika diikuti dengan sosialisasi yang intensif tentang pentingnya hidup bermoral, disiplin dan sehat, maka kesadaran untuk hidup lebih baik akan membudaya. Sehingga pada suatu ketika masyarakat dengan kesadaran yang tinggi akan menyatakan ‘tidak untuk minuman keras’, ‘tidak untuk narkoba’, ‘tidak untuk korupsi’, dan ‘tidak’ untuk hal-hal negatif lainnya.

By: Andrew Ho

AIM HIGH, AIM RIGHT

DON Shula pelatih Miami Dolphin, klub football Amerika pernah diminta komentarnya bagaimana ia menyiapkan setiap pertandingan. Don mengatakan bahwa dalam setiap pertandingan, setiap pemain diingatkan bahwa tujuan akhir pertandingan adalah kemenangan. Sang wartawan lanjut bertanya,” tapi pasti team Anda juga pernah kalah?” Don menjawab,” benar, tetapi tujuan team kami adalah selalu menang.” Di dalam olahraga panahan, Anda harus mengarahkan bidikan Anda pada titik tengah bulatan yang terkecil. Bukan berarti Anda selalu akan mengenai titik tersebut, namun jika melesetpun, bidikan Anda akan mengenai sasaran tidak jauh dari lingkaran yang paling tengah. Vera Zvonareva, pemain tenis Rusia yang terkenal, dalam sebuah wawancara setelah mengalahkan Venus Williams mengatakan bahwa salah satu kunci kemenangannya adalah visualisasi goal yang dia lakukan setiap kali dia terjun ke lapangan dengan mem-visualisasikan kemenangan atas lawannya. Visualisasi ini membantu Vera mempunyai sikap positif untuk setiap kemenangan. Stephen Covey dalam bukunya The 7 habits for highly effective people mengingatkan kita untuk memulai sesuatu setelah melihat hasil akhirnya di dalam pikiran kita. Sebuah kejadian terjadi duakali, pertama di dalam pikiran kita dan kedua ketika kita merealisasikannya dengan tindakan yang konkrit.

Zig Ziglar pernah mengisahkan pemanah Alabama yang bernama Howard Hill. Howard mampu memanah dalam jarak 30 m dan dapat mengenai titik paling tengah dari sebuah target, namun itu belum cukup, dengan anak panah kedua, Hill mampu membelah anak panah pertama yang tertancap di titik paling tengah dari target. Ziglar menantang pendengarnya bahwa dia dapat mengajar mereka untuk mengalahkan Howard Hill dengan latihan yang singkat, tetapi dengan catatan Howard Hill mesti terlebih dahulu ditutup matanya dan lebih dari itu Hill akan diputar berkali-kali sampai tidak mampu melihat bahkan mengingat di mana target yang harus dituju. Anda pasti berkata,” yang benar saja, bagaimana seseorang dapat mengenai targetnya jika dia tidak dapat melihat?” Tepat sekali pertanyaan Anda, tetapi pertanyaan yang lebih dalam bagi kita semua yaitu bagaimana kita dapat mengenai suatu sasaran yang selama ini tidak kita punyai?

Goals adalah peta penjelajahan menuju kesuksesan Anda, tanpa peta tersebut Anda akan berputar-putar dalam lingkaran yang tidak dapat membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan. Kita semua dapat belajar dari perjalanan bangsa Jepang setelah bom atom menghantam kota Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945. Hilangnya sebagian besar angkatan muda dan tidak tersedianya sumber daya alam, membuat bangsa Jepang harus berjuang keras untuk dapat bangkit. Namun bangsa Jepang tidak patah arang, mereka melakukan goal-setting untuk menjadi negara penghasil tekstil terbesar di dunia sebelum tahun 1960. Sungguh aneh untuk sebuah bangsa yang telah hancur baik secara financial maupun mental mampu mencapai tujuan mereka. Akankah mereka puas? Tidak. Mereka kemudian menentukan suatu goal yang lebih sulit lagi, yaitu dalam satu dekade berikutnya, Jepang ingin menjadi negara penghasil baja terbesar di dunia. Suatu tujuan yang mustahil karena Jepang tidak mempunyai bijih besi untuk memproduksikan baja. Namun mereka tidak kekurangan akal, dengan mengimpor bahan baku baja dari Eropa Timur, dan kemudian mengolahnya menjadi baja yang ringan dan sekali lagi membuktikan bahwa visi mereka tercapai. Puas?? Belum. Pada awal tahun 1970, Jepang ingin merebut pasar automobile dunia untuk menjadi negara penghasil mobil terbesar di dunia. Namun kali ini meleset, karena mereka baru mampu meraihnya pada tahun 1981. Sukses demi sukses tidak menyurutkan keinginan mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Pada awal tahun 1980, Jepang sekali lagi membuat target ingin menjadi negara pembuat elektronik terbesar di dunia dan mimpi itupun menjadi kenyataan. Jepang tidak pernah berfokus pada kelemahan dan kekurangan mereka, namun mereka fokus terhadap kekuatan.

Buatlah target yang menantang agar Anda bisa terus meraih tingkat-tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Janganlah melihat kelemahan Anda, tetapi fokuskanlah diri Anda pada apa yang Anda punyai. Anda harus mampu melihat diri Anda sebagai seseorang yang dilahirkan untuk menjadi pemenang dan kejarlah mimpi Anda. Live your life with passion!

Salam,
HATTA N ADHY PK, ST

taken from : fight like tiger

Greysia Polii


"Smash-ane nyenengke"

"Bodi-ne cilik tur nenel"

"Pipine nyempluk bgt"

"Orak pati ayu sih, tapi ehmmmmm"

"Nek wes kemringet, wuiiiii nyenengin..."

Hahahahaha...........

Komentar orang2 yang sering saya temui kalo lagi cangkrukan di warung angkringan.

Dalam minggu2 ini ada topik yang kurang lebih bahasannya sama setiap saya ngangkring di satu tempat ke tempat lain di Klaten.

Yah memang seminggu ini kita kan sedang dimanjakan pertandingan bulutangkis tingkat dunia yang memperebutkan Piala Thomas dan Uber di Jakarta. Kita (dan saya) yang didaerah hanya bisa menyaksikannya melalui layar televisi yang kebetulan juga rutin ditayangkan oleh salah satu televisi swasta kita.

Satu orang pemain yang sering dibahas saat ini kok ya sama... Heran juga. Opo selerane podho kali yaa?? Huahahaha.....

Siapa sih dia yang menggoda imin teman2 saya itu?

Coba liatlah GREYSIA POLII....

Wooooo..... Walah ini to yang bikin heboh di warung2 dalam seminggu ini. Seorang pebulutangkis ganda wanita Indonesia yang bernama Greysia Polii. Sering juga membaca dan familiar dengan nama ini, namun penasaran juga dengan komentar2 teman2 tentang Greysia Polii ini.

Hahaha......

Akhirnya ikut penasaran deh.. Googling...browsing...akhirnya menemukan profil seorang Greysia Polii ini..

Bahkan nemu juga friendsternya. Hehehe. Penasaran friendsternya Greysia Polli? Lihat disini deh.. Entah itu friendsternya beneran ato yg bikin penggemar beratnya saya tiada tahu..

Terlepas dari itu akhirnya rasa penasaranku berakhir...

"Oalah..... Iki to sik jenenge Greysia Polii..," gumamku.

Yah, gak mau mengomentari secara phisically (hahaha), tapi memang bodynya cukup ideal bagi seorang pebulutangkis, dan permainannya juga cukup menawan. Seringkali dia ikut menyumbangkan point buat kemenangan tim uber Indonesia..

Maju terus Gresya Polii.. Tinggal 2 langkah lagi, saya berharap Piala Uber yang sekian lama melanglang buana bisa kembali lagi ke pangkuan bumi pertiwi..

Menyitir kata2 seorang motivator, Rudylim. ada satu pesan buat kamu Gres.. "Jangan pernah memalingkan muka dari tujuan garis finish..!"

Ayo rebut kembali Piala Uber..!!

Salam,
HATTA N ADHY PK, ST. BLT. BLP.
ST=Smartbags Thehattainstitute
BLT=BakuL Tas
BLP=BakuL Pulsa

BLT oh BLT # 2

Ini adalah tulisan bagian kedua yang murni cuman sekedar curhat-an seorang hatta menyikapi rencana kenaikan harga BBM yang katanya nanti akan dilakukan oleh pemerintah setelah tanggal 23 Mei.

Kembali ke lektoooop....

Sudah jelas-jelas subsidi yang ditanggung oleh pemerintah semakin membengkak, namun mengapa setiap ada rencana penyesuaian harga BBM, selalu diimbangi dengan rencana bagi2 duit gratis melalui program BLT atau Bantuan Langsung Tunai???

Saya tidak pernah mengerti cara berpikirnya para pengambil kebijakan ini seperti apa.

Apa dengan membagi2 duit gratis menggunakan proogram BLT itu lantas menyelesaikan masalah? Apa lantas setelah dengan diberi BLT,beban hidup yang ditanggung oleh rakyat bisa dilalui seperti sebelum ada BLT?

Pemerintah tentu saja bukan David Copperfield apa Deddy Corbuzier yang bisa main sulap sesuka hati. Pemerintah juga bukan malaikat penyelamat dan dewa penolong yang bisa menyelesaikan masalah hanya dengan memberikan BLT.

Bukan dari situnya yang coba saya pikirkan.

Terlepas dari pro kontra serta ribet dan ributnya untuk mengurusi BLT ini. Namun pembelajaran yang diberikan pemerintah justru malah kurang mendidik. Bayangin saja, dana yang dibagikan untuk program BLT ini (pengalihan dana subsidi BBM) relatif cukup banyak. Dari sebuah media massa pernah saya baca, sekitar 14 Triliun.

Yupp..!! Betul 14 Triliun. Itu artinya kan 14.000.000.000.000 (angka 14 dengan 12 angka nol di belakangnya), atau 14.000 MILYARD...!!!

Bayangin aja, duit segitu di bagi2 secara gratisss..... Tanpa perlu mengembalikan..!!

Sekilas memang seolah2 pemerintah tampil sebagai dewa penolong. Namun setelah selesai 14 Triliun dibagi2 gratis, ya rakyat tetep harus hidup kan? Tetep harus hidup seperti sebelum mendapatkan bagi2 duit itu kan??

Setelah program BLT selesai, euforia pertolongan itu sudah pasti akan lewat begitu saja.

Dari sini setidaknya menurut cara pandang saya ada beberapa pembelajaran yang kurang mendidik. Apa sajakah itu?

Pertama, mengajarkan mendapatkan sesuatu tanpa melalui sebuah proses kerja keras. Segala sesuatu yang diperoleh secara instan, maka habisnyapun juga instan...!

Kedua, mengajarkan menjadi seorang peminta-minta yang berharap belas kasihan dari yang lain.

Ketiga, mengajarkan penggunaan uang yang kurang produktif, yang tidak mengajarkan masyarakat untuk cerdas finansial.

Keempat, menggiring rakyat untuk menjadi orang miskin.

Khusus point keempat ini maksudnya kurang lebih seperti ini. Setiap ada pembagian BLT, selalu saja akan muncul Orang Miskin Baru (OMB). OMB ini sebenernya bukan sasaran yang di maksud program BLT yang sesungguhnya. Banyak orang yang akhirnya mengaku-ngaku dan bangga sebagai orang miskin hanya karena ingin memperoleh bantuan BLT tersebut. Segala cara akan ditempuh, termasuk tanpa malu-malu meminta surat keterangan miskin dari birokrasi setempat.

Hanya demi duit 300ribu, rela untuk mengaku menjadi orang 'miskindan melengkapi syarat pengakuan sebagai orang 'miskin'

Memang sungguh memalukan, Tapi itu FAKTA...!!

Bahkan tak jarang OMB itu adalah para birokrasi itu sendiri, serta keluarga2nya.... Naudzubillahimindzalik... Sapa tau hanya dengan tingkah kita yang sebenarnya sepele ini, namun oleh Gusti yang di atas malah nantinya benar2 dikabulkan menjadi orang miskin...!!

Ingat, Gusti ora sare...

Yach....BLT..Oh BLT.....

Semoga kita bisa bijak dalam menyikapi BLT ini. Lebih baik miskin tapi bermartabat, daripada pura2 miskin tapi tidak bermartabat.

Lalu cara pandang saya untuk penyaluran BLT ini yg asyik gimana??

Dilanjutin besok lagi yaa? Lagi nyiapin sesuatu buat meeting BADAK nanti malam...

Salam,
HATTA N ADHY PK,ST. BLT
(Red : BLT = BakuL Tas) ==>> http://smartbags.multiply.com

Download Avatar Book 3 eps 14

Akhirnya,

Avatar book 3 eps 14 Keluar juga, meski beritanya saya udah telat ngedengernya. Soalnya sangking lamanya, sampai lupa kalo nunggu-nunggu.

ughh.. penasaran banget,

Terakhir nonton, saat prince Zuko akhirnya menjadi guru Aang dalam fire bending.
Meski akhirnya mereka bersama-sama berguru pada the true fire bender, 2 ekor Naga.
Baru mau didownload nih, eps. 14 nya. jadi belum tau jalan ceritanya gimana lagi.

Nah... ternyata eps 15 nya juga udah keluar..
waaah makin penasaran nih kayak apa si Aang dan si Zuko.

Zuko, salah satu tokoh yang saya sukai, kenapa? Karena dia jadi tokoh antagonis yang jahat dulunya, yang akan melakukan apa saja untuk menangkap dan membunuh Aang. Tapi ternyata nuraninya akhirnya menang dan berpihak kepada kebenaran.

Beruntunglah dia punya seorang paman yang hebat.

Paman yang dulunya seharusnya sudah menghabisi 2 naga terakhir yang akhirnya menjad guru fire bending Aang dan Zuko, tapi dia berbohong kepada Raja Api bahwa dia telah membunuh naga-naga ini, dan menyelamatkan mereka dari kepunahan.

Sambil nunggu download yang cukup lama, sekitar 700 MB, ngopi dulu aah...

btw, kalau mau ikut download,

nih linknya

Episode 14
Download di sini

Episod3 15
Download di sini

Muternya pake real player ya..

Di copy paste dari sini atas seijin empunya. Thanks Om Bayu..!!