06 Mei 2008

Motivational Quote # 5

Visualisasikan keinginan Anda di masa depan senyata mungkin
dan susunlah rencana untuk membuatnya menjadi kenyataan.

(YC)


Motivational Quote # 4

"Seandainya setiap orang mengampuni sesamanya
seperti ia mengampuni dirinya sendiri,
kita tentu akan mempunyai dunia ideal."

(Yuki Chan)


"Tua itu pasti. Dewasa itu pilihan"

Sungguh Kagum terhadap seorang "guru" yang sangat bijaksana memberi saya
petuah tentang hidup dan permasalahan yang saya hadapi. Guru saya
menjelaskan bahwa sebenarnya untuk bisa dinilai sebagai seorang bijak
bukanlah pengetahuan ataupun pengalaman yang penting, tetapi bersedia untuk
lebih mementingkan kepentingan orang lain daripada dirinya sendiri. orang mulai
dinilai bijak apabila ia sudah dapat menyadari kekosongan atau menghilangkan
rasa egonya.

Bijaksana tidak bisa dilihat dari umur seseorang. Bijaksana adalah suatu
pola pikir yang santun dan bertanggung jawab dalam melihat suatu masalah
yang ada. Bijaksana hanya biasa terwujud jika kita dapat mengendalikan emosi
kita, dan melihat masalah dari berbagai kaca mata. Sehingga keputusan yang
diambil adalah keputusan yang santun dan bertanggungjawab.

Kebijaksanaan seseorang juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan, masa lalu,
pendidikan, dan iman.Tetapi menjadi bijaksana dapat dilatih, dapat
dipelajari, dan akhirnya dapat diamalkan. lalu bagaimana cara kita menjadi
bijaksana.

  1. Selalu mengevaluasi diri apa adanya (kekuatan dan kelemahan) sebelum mengevaluasi orang lain,sekaligus mau mengakui kelemahan diri kita.
  2. Selalu memprioritaskan pengunaan sumberdaya secara optimum (tidak boros) tanpa merugikan pihak lain.
  3. Berempati terhadap orang lain yang sedang mengalami duka atau sukacita.
  4. Menahan emosi (bersabar dan menahan amarah) atas kritik orang lain tentang diri kita.
  5. Menjadi pendengar dan pembicara yang baik (ucapan,bahasa tubuh,kadar emosi).
  6. Merespon pendapat orang lain tanpa harus menyakiti orang tersebut; dan hendaknya memberi jalan keluarnya.
  7. Berpenampilan murah senyum dan tidak kikir menghargai orang lain;sekaligus menihilkan sifat menyakiti orang lain.
  8. Menunjukkan kerendahan hati namun tidak rendah diri kecuali di hadapan Allah.
  9. Selalu menambah ilmu pengetahuan utamanya agama dan memanfaatkannya demi rahmatan lil alamin.
  10. Mensyukuri apapun yang diberikan Allah kepada kita.
  11. Mengurangi rasa kesedihan atas kehidupan yang keras; bersabar dan siap-siaplah menerima pertolongan yang segera datang dari Allah

Bijaksana bukan tuntutan, tetapi seharusnya sudah inheren bagi diri kita.
Makhluk tuhan yang hidup dalam banyak ragam kehidupan. Karena kehidupan yang normal adalah adanya keseimbangan hidup.

Orang yang bijak akan sayang terhadap sesama. Berbeda dengan orang-orang yang hidup penuh dengan kebencian, dimana kepuasan bathinnya adalah menghancurkan orang lain.Dengan bisa bersikap bijaksana, kehidupan
yang kita jalani akan lebih baik dan bermanfaat bagi kita. mari kita mencoba
menjadi lebih bijak dalam hidup dan kehidupan ini.

"Tua itu pasti. Dewasa itu pilihan. Bijaksana itu?"
Depok 15 January 2008

--
Best Regard
Erwin Arianto,SE

Sumber :milis The Profec


Marketing in Venus

Dear Marketers,
Terlampir resensi buku Marketing in Venus yang diresensikan oleh Bapak Tanadi Santoso. Semoga bermanfaat. Salam


Resensi Buku
MARKETING IN VENUS
Hermawan Kertajaya , Yuswohady, Dewi Madyani, Bembi Dwi Indrio


Anda tahu John Gray? Dia seorang mahaguru human relationship yang lagi ngetop dengan bestselling- nya, Men are from Mars, Women are from Venus. Di situ dia bicara banyak soal bagaimana membina hubungan antara pria dan wanita. Di antaranya dia menyebut bahwa pria yang berasal dari planet Mars memiliki rasionalitas lebih tinggi daripada wanita yang berasal dari Venus. Mereka kemudian menetap di bumi di mana kerap terjadi perselisihan di antara keduanya. Dan sekarang yang terjadi, sang pria mengajak si wanita untuk kembali ke Venus ke tempat di mana emosi lebih dikedepankan daripada berpikir logis.

Bumi yang sekarang bukanlah bumi yang dulu. Venus identik dengan wanita. Bumi telah menjadi Venus. Intinya, untuk memahami karakter konsumen di Venus, setidaknya Anda harus tahu betul bagaimana memahami wanita. Begitulah yang ingin disampaikan buku ini dengan 18 Guiding Principles Marketing in Venus-nya.

Ini adalah sebuah riset yang cukup panjang dengan obyek penelitian perusahaan besar dan ternama seperti Microsoft, McDonald, The Body Shop, General Electric dan sederet nama beken lainnya. Riset saya yakini keabsahannya karena didukung oleh para periset handal di MarkPlus seperti Yuswohady, Dewi Madyani, dan Bembi Dwi Indrio. Tim Markplus dipimpin Pak Hermawan Kertajaya tampil mengesankan dengan buku yang sangat nikmat ini.

Teknologi informasi menuai keberhasilan bukan karena teknologinya tetapi karena pesan emosional yang dibawa oleh produk bersangkutan. Lihat saja bagaimana Connecting People-nya Nokia mampu secara signifikan menggeser kedudukan Erricson yang lebih mengunggulkan sisi kemajuan teknologi canggih pada ponselnya. Kemudian Yahoo!Messenger yang kalau Anda lihat banyak menampilkan fitur emoticons yang didesain sedemikian rupa untuk mewakili perasaan hati si user. Produk-produk seperti inilah yang banyak membawa sukses karena si produsen tahu betul bagaimana memberikan treatment secara emosional pada pelanggan.

Perlu Anda tahu bahwa pangsa pasar (market share) penduduk Venus telah terbagi menjadi dua, yaitu Women dan Wo-Men (Women Oriented Men). Ini berarti bahwa di Venus pun, para pria harus diperlakukan secara halus sebagaimana Anda memperlakukan wanita. Coba Anda lihat bagaimana saat ini pria pergi ke salon untuk manicure, pedicure, atau bahkan mandi uap. Produk ponsel pun dilengkapi dengan fitur MMS dimana pria dapat mengirimkan pesan bergambar daripada mengungkapkan perasaan hati dengan untaian kata panjang dan puitis. Produsen memahami betul bahwa pria tidak mampu memikirkan banyak hal secara simultan. Ini berbeda sekali dengan wanita.

Berikutnya Anda perlu perhatikan bahwa Mind tidak lagi mendominasi proses jualan produk. Lebih baik lagi kalau eMotion juga dipertimbangkan sebagai unsur yang diharapkan mampu mendongkrak angka penjualan. Keberhasilan iMac dalam menarget pemasarannya pun tidak terlepas dari kepiawaiannya meneropong masa depan. iMac tahu betul bahwa functional side tidak melulu harus dinomorsatukan. Bentuk dan desain produk iMac yang ergonomis dan unik menjadikan para desainer grafis, mayoritas pengguna iMac begitu mengidolakan produk ini. Untuk lebih sukses menjual, cari tahu hidden expectation dari si pelanggan dan gunakan intuisi dan bukan interpretasi dalam strategi Anda. Ini yang terjadi pada FedEx yang pada awal pendiriannya menuai banyak hinaan dan cibiran. Mengikuti intuisi seringkali membawa keberuntungan bagi Anda.

Di Venus, Anda juga harus lebih proaktif melihat peluang. Sampoerna A Mild dengan How Low Can You Go atau Bukan Basa Basi-nya membawa style yang kalau saya bilang sangat distinctive bila dibanding dengan yang lain. Fakta ironisnya, produsen rokok lain juga ikut-ikutan bikin strategi pemasaran yang serupa untuk mengkomunikasikan produk mereka ke khalayak. Penting juga kalau produk Anda memiliki karisma. Kalau sudah punya karisma, pelanggan akan mati-matian membela produk Anda jika produk tersebut dihina orang lain. Anda pasti sering mengamati kasus seperti ini.

Bisnis bukanlah aktivitas yang kaku layaknya kertas semen yang susah untuk dilipat. Bukan pula hanya hitungan untung-rugi yang jadi bagian penting dalam kegiatan ini. Bagaimana memberikan service yang baik bagi pelanggan saya pikir adalah yang terbaik yang untuk menjalin sebuah relationship bisnis yang lebih humanis. Tentu dengan tidak mengurangi spirit berbisnis Anda bahwa Bisnis adalah Bisnis. Positioning berkaitan erat dengan janji. Reliabilitas berhubungan dengan keakuratan. Semuanya sama sama penting. Hasil kerja yang akurat dan terselesaikan sesuai dengan deadline akan sangat menggembirakan pelanggan. The Body Shop telah membuktikan hal ini. Dengan slogan Against Animal Testing, perusahaan yang dipimpin Anita Roddick ini mengusung misi penting soal lingkungan hidup di samping juga memberikan argumen yang memang valid bahwa mereka tidak pernah menguji coba hasil produk terhadap binatang.

Marlboro juga bukanlah rokok yang enak betul dipandang dari segi citarasa. Biasa-biasa saja. Nggak banyak beda dengan yang lain. Saya memang bukan perokok, tapi saya pernah menanyakan hal itu ke beberapa penggemar rokok ini. Apa sih yang menarik dari Marlboro? ”Ada semacam petualangan khusus ketika kita mengisapnya” begitu kata teman saya. Saya jadi bingung, merokok dalam kepetualangan? Sejurus kemudian saya berpikir dan memang ada benarnya. Strategi komunikasi pemasaran mereka dengan slogan Come to Where the Flavor Is dengan ikon tokoh Cowboy sangat mengilhami para pecinta rokok putih untuk turut berpetualang. Inilah yang disebut bahwa context di Venus lebih penting dari content. Imaginasi lebih penting dari kenyataan. Anda penikmat kopi sejati, mungkin pernah mendapatkan pengalaman khusus di Starbucks Coffee. Rasa dan aroma kopi sama saja. Tidah lebih nikmat dari kopi tubruk bikinan warung di pinggir jalan mungkin. Namun hasil survei menunjukkan bahwa jutaan pelanggan Starbucks di seluruh dunia justru kerasan dengan suasana yang diciptakan restoran. Experiential Marketing Strategy inilah yang diakui sangat jitu membidik konsumen di Venus.

Louis Vitton dalam perjalanan bisnis barang mewahnya diprediksi bakal mengalami kejatuhan karena penentuan harga jual yang dianggap kaku. Ternyata ramalan ini salah besar karena justru dengan pricing yang konsisten inilah, pelanggan Venus tidak akan kebingungan. Harga barang di outlet manapun di seluruh dunia tetap sama.

Membangun komunitas di antara pelanggan adalah jurus pemasaran paling strategis di Venus. Lihat saja bagaimana komunitas Harley Davidson Owners Club (HDOC) yang memiliki sense of belonging sangat kuat terhadap produk motor besar ini. Vroom vroom suara motor dengan nilai jual luar biasa. Tongkrongan lebih penting dari kualitas, kesan lebih penting dari produk. Amazon.com berhasil menangguk sukses besar dari jualan bukunya. Bukan karena koleksinya yang lengkap. Juga bukan karena buku-buku tersebut berkelas. Amazon.com bisa berhasil karena para pecinta buku pengunjung situs bisa memberikan ulasan atau resensi buku-buku terbitan Amazon.com. Inilah kekuatan word of mouse.

Membina relationship dengan pelanggan tidak cukup hanya dengan treatment secara general. Di Venus, Anda harus membina relationship dengan konsep one to one. Da Vinci, produsen furniture kelas dunia tidak hanya jualan barangnya, tapi dia juga memberikan advice, mendesain produk bersama pelanggan, dan bahkan merancang interior rumah Anda. Marketing in Venus juga sangat menarik karena pada bagian akhir disajikan Appendix yang mengulas khusus jualan di Venus ala Martha Tilaar, perusahaan kosmetik ternama di Indonesia .

Anda mungkin pernah menonton Martha Tilaar Marketing in Venus di Metro TV? Program TV Magazine ini memang ditujukan untuk role model Marketing in Venus. Nah, untuk para pemasar, salesperson, dan para pengusaha, Marketing in Venus adalah bacaan wajib Anda saat ini. Tim Markplus telah bekerja cemerlang. Saat sisi humanis pelanggan sangat mempengaruhi akseptabilitas sebuah produk, maka kinilah saatnya Anda bisa meraih keuntungan dengan mengaplikasikan 18 Prinsip Marketing in Venus.

Ditulis Kembali oleh :
REFRINAL
Sumber : milist the profec

Fokus saya pada INCOME, bukan bekerja atau berbisnis...

Saya bekerja (makan gaji) selama 14-15 tahun, sebelum
akhirnya saya putuskan untuk keluar dari kerjaan, dan
berusaha sendiri.

Fokus saya sebetulnya bukan BERBISNIS atau menjadi
KARYAWAN..., fokus saya adalah bagaimana cara
MENINGKATKAN INCOME apalagi PASSIVE INCOME..... baik
sebagai Wirausaha maupun sebagai Karyawan.... , karena
ternyata memang betul ada income yang ACTIVE dan ada
yang PASSIVE.

MODAL atau HARTA saya pada tahun 2002 dan 2008 ini
relatif masih sama (hanya beda di apresiasi nilai
aja)..... TAPI income sekarang -/+ 500% lebih tinggi
daripada dulu.

Harga sewa properti harus > daripada cicilan.....
agar menjadi ASSET yang menghasilkan INCOME...

Caranya, antara lain;
- DP-nya lebih besar agar cicilannya kecil....
- beli dari orang yang BU (butuh uang), dimana harga
jual dibawah harga pasar.... gimana bisa mendapatkan
"good deal" seperti ini.... sering2 jalan2 liat2
properti2... .. open minded....

Yang namanya PASSIVE INCOME adalah income yang
diperoleh tanpa mem-BARTER waktu yang kita miliki.....
jadi punya Passive Income dan tetap punya Fix
Income..... ya ngak masalah.... yang penting INCOME
khan....!!!!

Contohnya:
apartemen yang saya beli pada tahun 2002....
kerjanya 3-4 bulan, waktu mencari properti tsb,
hasilnya sampe sekarang 5-6 tahun masih diterima....
inilah PASSIVE INCOME... tapi saya masih terus
berusaha/berinvesta si....

No Action, nothing happen...
Take Action, miracle happen...

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@ yahoo.com

- silahkan baca tulisan2 saya di www.richdad. com >>
Community >> Forums >> Location3x >> Asia Pacific >>
dalam thread "Jakarta: the implementation of
Kiyosaki's".

taken from milis TDA

>>> menurut KIYOSAKI, ada 3 KENDARAAN untuk menjadi


>>> menurut KIYOSAKI, ada 3 KENDARAAN untuk menjadi
KAYA RAYA...!!!

APA Kendaraan tsb dan apa TARGET dari masing2
investasi tsb, yaitu...;

1. BISNIS, targetnya adalah...... ......... CASHFLOW
2. PROPERTI, targetnya adalah...... .... CASHFLOW
3. PAPER ASSET, targetnya adalah..... CAPITAL GAIN

sebelumnya.. ...
ini adalah profile investasi saya;

1. BISNIS...... ......... , invest di Alfa ke-1 dan 2.
2. PROPERTI.... ......, invest di Apartemen ke-1 dan 2.
3. PAPER ASSET....., invest di Forex, Index Future,
Option Trading, Reksadana, HIYPs. dsb.dsb.dsb.

KETERANGAN saya.....;

dari KENDARAAN ke-1 dan 2, dari BISNIS dan PROPERTI
saya memperoleh CASHFLOW (income, pendapatan) secara
rutin sebesar "on average" 3x lebih besar daripada
Expenses....

dari KENDARAAN ke-3, dari PAPER ASSET..... kadang2
untung besar, kadang2 rugi besar.... he...he...he. ..
bidang ini memang belum saya kuasai dengan baik....

saya masuk ke semua "lini" (sesuai dengan pengarahan
KIYOSAKI) karena memang saya SEDANG BELAJAR.....
"learning n doing".....

mo masuk/mulai kemana dulu... Biz, Properti atau Paper
Asset..., menurut saya sich bebas2 aja.... bergantung
pada bidang mana yang lebih disukai... atau lebih
dikuasai...
- yang penting tujuan akhirnya (TARGET-nya) harus
sesuai dengan untuk masing2 bidang...
- yang penting masuklah ke 3 Kendaraan tsb....

DAN tanpa ACTION.....
semua hanya menjadi wacana, yang
akhirnya kaya-nya hanya kaya dengan wacana doang...!!!

Cerita saya begini.....,

STEP PERTAMA....

Saya sendiri me-MULAI dari PROPERTI... apartemen yang
langsung disewakan... . CASHFLOW (income, pendapatan)
langsung naik...

>>> Invest pada ASSET, hasilnya INCOME...!!!

Masuk ke properti adalah cara yang paling mudah bagi
KARYAWAN..., karena hanya bermodalkan slip-gaji
doang..... karyawan udah bisa mendapatkan
kredit/pinjaman. ... yaitu KPR/A (Kredit Kepemilikan
Rumah/Ruko/Aparteme n)... atau kredit multi-guna.. ...

sedangkan sebagai "wirausaha". ... prosesnya malah
lebih ribet... harus bisa membuktikan berapa sich
pendapatan yang sebenarnya (dan yang benar).... yaitu
dengan mempunyai Financial Statement, track record biz
dsb.dsb.dsb.

untung dulu saya membentuk PT (badan usaha -
implementasi dari "Own Your Own Corporation" buku
Kiyosaki)... . dengan badan usaha ini, catatan
pendapatan saya "lebih dipercaya".. ..

selain itu...... Properti memiliki daya-ungkit
(leverage) yang tinggi....
inget properti saya yang memberikan Hasil-sewa
(income) dan Hasil-usaha Alfa ke-2 (income juga)....
(= double income dari 1 modal)
juga dengan properti yang sama (yang itu2 juga) saya
dapat memperoleh kredit yang lebih besar yaitu.....
dengan menggunakan NILAI dari apresiasi harga properti
- hanya NILAI-nya aja yang dipake lho...

Klo bisa Properti yang menghasilkan Income jangan
dijual....!! !
Usahakan agar terus berinvestasi di Properti.... !!!

LALU.... STEP KEDUA....

saya masuk ke BISNIS.....;
- Alfamart,
- Yogen Crepes,
- Toko Jaket di Pusat Grosir Metro Tanah Abang,
- Counter Voucher di ITC Manggadua,
- mining biz....

saya bekerja (makan Gaji) selama 14-15 tahun....,
pengennya sich mempunyai Biz, tapi klo memikirkan
bagaimana cara menjalankan suatu biz ("how to
run"-nya)... .. saya "blank", buta sama sekali....
pengennya sich langsung untung, tapi gimana ya
prosesnya agar PASTI untung...???

Karena tidak ada pengalaman berbisnis, maka saya
mencari Waralaba...

Banyak waralaba yang ditawarkan, dan kebanyakan "to
run" biz-nya harus dikerjakan sendiri oleh si
Investor...
- cara menjalankannya dikasih tau...,
- tapi harus dijalankan sendiri oleh si Investor....

Udah invest (keluar duit)......,
disuruh pusing lagi... padahal ngak punya
pengalaman.. ..
dan hasilnya, belum tentu untung....

>>> Invest pada LIABILITI, hasilnya EXPENSES...! !!

KALAU berhasil ( sekali lagi...... KALAU BERHASIL
)....,
baru akan menjadi ASSET, hasilnya INCOME...!!!

KARENA ini adalah masa awal (Change).... .. saya
mau-nya yang tingkat "kepastian untung-nya" lebih
tinggi,..... maka saya ambil Waralaba yang "full
operated by master franchise" dengan cara
"take-over". ...

SETELAH tau cara menjalankan suatu biz...., saya coba
untuk menjalankan kerjasama dengan Yogen Crepes...
dimana 1/2 dari kerjaan dilakukan oleh "pemilik brand"
dan 1/2 lagi dilakukan oleh saya....

SETELAH ada sedikit pengalaman.. .. saya mencoba
menjalankan semuanya (me-run biz) sendiri, yaitu Toko
Jaket di PGMTA dan Counter Voucher di ITC M2...

DAN.... sekarang menjalankan semuanya sendiri dibidang
mining.....

>>> inilah proses saya belajar untuk berusaha
sendiri...!! !
yaitu dengan "learning n doing"..... ACTION aja
dech....!!!

LALU.... STEP KETIGA....

saya masuk ke PAPER ASSET.... yang targetnya adalah
CAPITAL GAIN...

>>> semua tindakan tersebut di atas mengacu
(berlandasan) pada....;

>> Lap KEU ala KIYOSAKI...
- tau/mengerti bahwa klo invest ini, maka inilah yang
akan terjadi...
- invest pada ASSET atau pada LIABILITI... .

>> Cashflow Quadrant... 4 Kuadran E,S,B dan I...
- memiliki Biz yang menghasilkan, tanpa ikut terlibat
dalam day-to-day operasional (Kuadran B dan PASSIVE
INCOME)...

>> KAYA ala KIYOSAKI...
- berusaha terus menerus sampe TARGET INCOME-nya
tercapai.... .
yaitu Active dan Passive Income 3x lebih besar
daripada Expenses.

KETIKA saya me-MULAI dulu..... tidak se-sistimatis
seperti tersebut di atas.... hanya ber-NIAT dan
langsung ACTION aja.... dengan berpanduan pada buku2
KIYOSAKI....

Apa yang saya lakukan adalah....;

- dengan berkomitmen berusaha sekuat mungkin untuk
meningkatkan INCOME sesuai target. Karena udah komit,
maka apa aja dikerjakan agar Target-nya tercapai.... .
disini saya belajar berhutang, leverage, properti....
dsb.dsb.dsb. ....

- setelah target tercapai (F/F = 3PI > Expenses) saya
baru invest yang sifatnya OPORTUNITI dengan harapan
yang besar..... yaitu ketika berinvestasi di
+ toko Jaket di PGMTA,
+ Counter Voucher di ITC M2,
+ PAPER ASSET...., dan
+ mining biz...

SAAT ini saya sedang membangun biz mining yang harapan
saya akan menghasilkan MASSIVE INCOME....

lalu saya akan invest hasilnya di PROPERTI yang
menghasilkan. ..,
kemudian Properti di-leverage, invest di Alfa ke-3....
lalu masuk ke Properti lagi, di-leverage lagi
dst.dst.dst. ..

NEXT target saya adalah....
- memiliki Properti ke-3 yang menghasilkan. ...
- memiliki Alfa ke-3....

JADI.....

3 KENDARAAN untuk menjadi KAYA RAYA ala KIYOSAKI,
adalah...;

1. BISNIS, targetnya adalah...... ......... CASHFLOW
2. PROPERTI, targetnya adalah...... .... CASHFLOW
3. PAPER ASSET, targetnya adalah..... CAPITAL GAIN

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@ yahoo.com

taken from milis TDA

LEVERAGING waktu ala KIYOSAKI (Multiple Sources of Income).....

pak Welly dan rekan sekalian.... ,

bagaimana me-leveraging WAKTU agar memiliki MULTIPLE
SOURCES OF INCOME...??

KIYOSAKI memperkenalkan konsep CASHFLOW QUADRANT....
... atau 4 kuadran sumber income,
... atau kuadran E, S, B dan I.

yaitu....;

A. Kuadran E (Employe)...

adalah mereka yang bekerja untuk mendapatkan GAJI.
Kerja 8jam sehari, 5-6hari seminggu, 25hari sebulan...
terima Gaji.

Klo ngak masuk kerja (dalam waktu yang lama)... maka
gaji akan hilang.

contohnya: Karyawan / pegawai.

B. Kuadran S (Self-employe) ...

adalah mereka yang bekerja untuk diri sendiri.
Mereka yang membuka toko, warung, small biz... terima
hasil-usaha.

Anda datang ke toko/warung/ kantor dibuka, anda tunggu
(bekerja, berjualan, me-run biz)... terima hasil usaha
(keuntungan) .

adalah biz atau pekerjaan dimana ANDA harus meluangkan
waktu untuk pekerjaan tsb agar dapat menerima hasil
usaha-nya...

Klo toko, warung, kantor ngak dibuka.... ngak terima
hasil-usaha.

contohnya:
- Artis (Penyanyi).. . waktu nyanyi (bekerja)...
dibayar (terima uang)...
ngak nyanyi... ngak terima uang.

- Small biz (toko, warung, kantor)... ngak dibuka...
ngak terima hasil-usaha.

- biz Yogen yang saya lakukan.... dalam 1 minggu saya
harus ke lokasi minimal 3x... 1-2jam di lokasi /
counter... cek stock, ambil omset, briefing dgn
pegawai dsb.dsb.dsb. ... terima hasil usaha...
Klo saya tidak datang dalam seminggu, maka minggu
depan tidak bisa jualan.

demikian pula dengan Toko Jaket di Pusat Grosir Metro
Tanah Abang dan Toko Voucer HP di ITC M2....

C. Kuadran B (Business Owner)...

adalah Biz atau Usaha yang sudah ada sistim-nya.. .
terima hasil-usaha.

Ada Direktur-nya, Manager-nya, Karyawan-nya (ada
sistim-nya) yang melaksanakan pekerjaan / biz
tersebut.
Dimana si owner tidak perlu ikut aktif dalam
day-to-day kegiatan biz.

Si owner mo tidur2an dirumah, mo ngerjain biz lain....
tetap terima hasil-usaha.

contohnya;
- Biz Alfamart saya.... adalah biz yang di-run oleh si
master franchise (full operated by master franchise).
Klo saya tidak datang ke toko (selama 5 tahun pun),
toko saya akan tetap buka dan biz jalan seperti
biasa... karena ada orang yang di-pasrah-kan /
didelegasikan untuk menjalankan toko tsb dengan baik
(= ada system-nya),

D. Kuadran I (Investor).. .

adalah uang bekerja sendiri.... tanpa kehadiran anda.

contohnya;
properti saya yang menghasilkan hasil-sewa (karena
disewakan), dan menghasilkan hasil usaha (dari Alfa
ke-2).

... BAGAIMANA saya memahami konsep tsb di atas...??
dan...
... BAGAIMANA saya meng-implementasika n-nya...? ?

sebelumnya.. ...
ini adalah profile sumber income dan income saya;

A. Kuadran E... nol, zero, nil, ngak punya...
B. Kuadran S... (dulu saya punya) Yogen ke-1 dan 2...
C. Kuadran B... Alfa ke-1 dan 2...
D. Kuadran I... Properti ke-1 dan 2...

JADI....
- sekarang (saat ini) income saya ada 4 ( EMPAT )
sumber....

- tahun 2004/5 bahkan income saya ada 6 ( ENAM )
sumber...

- tahun 2002 dan sebelumnya (selama 14 tahun) income
saya cuma 1 ( SATU ) sumber, yaitu GAJI doang....

klo di-pikir2 ngeri juga bila hanya memiliki 1 sumber
income.... (one and the only one)...

karena sumber income ada kemungkinan hilang....
sedangkan pengeluaran rutin tidak bisa dihilangkan. ...
ya ngak...??!?!

Klo di-pikir2 hanya mengandalkan income dari Gaji
doang ngeri juga.... karena suatu saat akan STOP....
baik karena pensiun maupun karena PHK...

MENGINGAT bahwa gaji doang, suatu saat, akan stop....
padahal saat itu (saat pensiun di tahun 2015) anak
ke-2 saya baru berusia 15 tahun, anak ke-3 baru 13
tahun.... masih perlu 10-12 tahun lagi sampai mereka
minimal lulus Pendidikan Tinggi / Universitas. ...

NGERI dech....!!!
klo hanya mengandalkan income dari Gaji doang atau
hanya memiliki 1 sumber income...!!!

Ceritanya begini.....,

KIYOSAKI bilang bahwa INCOME bisa diperoleh... .
... secara PASSIVE.... dan/atau
... secara ACTIVE....

ACTIVE INCOME...!!! >>> kuadran E dan S...
.... adalah INCOME / penghasilan / pendapatan yang
HANYA BISA DIPEROLEH dengan MEMBARTER / meluangkan
waktu / menukarkan waktu yang kita miliki.....

contoh yang paling jelas adalah KARYAWAN....

>>> Kerja 8jam SEHARI, 5-6hari seminggu, 25hari
sebulan... terima Gaji.
Klo ngak kerja 3-4 bulan..... terima Gaji ngak...???

sedangkan... ..

PASSIVE INCOME...!!! >>> kuadran B dan I...
..... adalah INCOME / penghasilan / pendapatan yang
BISA DIPEROLEH dengan TANPA MEMBARTER / TANPA
meluangkan waktu / TANPA menukarkan waktu yang kita
miliki.....

LALU saya mencoba membuktikan apa sich yang disebut
PASSIVE INCOME....?? ? ada ngak ya...???

Tahun 2002 (saat itu masih bekerja) saya invest di
properti dengan tujuan untuk memperoleh PASSIVE
INCOME....

kerjanya cuma 3-4 bulan (waktu nyari dan
memasarkan/menyewak an properti tsb).... ketika
tersewa.... saya langsung menerima hasil-sewa /
pendapatan / penghasilan untuk masa 12 bulan....

>>> Kerja 3-4 bulan untuk penghasilan selama 12
bulan...!!!

Ternyata.... .. TERBUKTI.... !!!
memang ada yang disebut PASSIVE INCOME....!! !

sampai saat ini, selama 5-6 tahun, saya masih menerima
hasil-sewa.. .. kerjanya... padahal kerjanya hanya 3-4
bulan.....

ENAK ngak....!!!

KETERANGAN saya sbb....;

kita semua memiliki waktu yang sama jumlahnya... .
... dalam 1 hari, saya memiliki waktu 24jam...
... dalam 1 hari, anda memiliki waktu 24jam...
... dalam 1 hari, si A memiliki waktu 24jam...
... dalam 1 hari, si B memiliki waktu 24jam...

LALU.... berapa banyak income yang bisa kita terima
dalam jumlah waktu yang sama tsb...??

dalam 24jam dalam SEHARI...,
- 8jam..., kerja dikantor..
- 4jam..., waktu yang diperlukan untuk pergi-pulang ke
kantor...
- 6jam..., untuk istirahat / tidur malam...
-------- total 18jam.

JADI waktu yang tersisa hanya tinggal 6jam....!!!

Klo kita hanya mengejar ACTIVE INCOME.....
maka kita sangat dibatasi dengan waktu yang kita
miliki (tersedia).. ..!!!

Padahal semakin berumur, kemampuan fisik kita semakin
berkurang...

FOKUS dari tulisan saya ini...
FOKUS dari apa yang saya kerjakan...

>>> adalah pada INCOME...!!!
>>> bagaimana MEMPERBESAR income...!!!
>>> bagaimana mengupayakan PASSIVE Income...!!!

SAAT INI....,
saya memiliki 4 PASSIVE INCOME....
saya pernah juga memiliki 6 sumber income (4 Passive +
2 Active Income).... pernah hilang 2 Active Income....
tapi masih ada 4 Passive Income...

Saya telah/sedang me-LEVERAGE waktu saya...
dengan jumlah waktu yang sama (24jam sehari), saya
bisa memiliki 4 (atau 6) sumber income...

GAJI adalah salah satu sumber income....,
jadi Gaji bukan satu-satunya sumber income...!!!

DAN tidak ada yang membatasi (mengharuskan) untuk
mendapatkan income hari dari Gaji doang koq....!!!

UPAYAKAN-lah. .. untuk mendapatkan income dari sumber2
lainnya....

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@ yahoo.com

taken from milis TDA

Target investasi di Properti: CASHFLOW atau CAPITAL GAIN.....

pak Agung dan rekan sekalian...,

udah pernah baca tulisan saya Lap KEU ala KIYOSAKI..??
udah pernah mencoba membuatnya.. ??

.... anda berniat membeli tanah yang sangat potensial
(menggunakan pinjaman bank), dan anda perkirakan
harganya akan naik 2x lipat atau lebih dalam beberapa
bulan ...

>>> apakah investasi ini menguntungkan. ..??

Pandangan saya....,

ANDA....
... INVEST, keluar duit / cash-out...
... hasilnya, cicilan / cash-out / EXPENSES...
... HARAPAN-nya harganya naik 2x lipat...

JADI....
... anda berinvestasi pada LIABILITI, dan hasilnya
yang pasti adalah EXPENSES (cicilan) ...
... hasilnya yang belum pasti, tapi sangat sangat
diharapkan, mudah2an pandangannya bener, mudah2an
tidak kepotong jalan, mudah2an.... , mudah2an.... ,
mudah2an harganya naik 2x lipat...

INI...
... adalah investasi yang targetnya CAPITAL GAIN...

apakah menguntungkan. .??
... kita liat NANTI pak, waktu dijual...!!!
... mudah2an harga naik... sesuai dengan
harapan/pandangan dan doa bapak....

TARGET atau TUJUAN ber-investasi ada 2, yaitu;
... CASHFLOW, dan...
... CAPITAL GAIN....

mana yang lebih baik...??

Tidak ada yang lebih baik...!!!
semuanya bergantung pada apa target dan tujuan
investasi tsb....

Tapi apa sich bedanya CASHFLOW dengan CAPITAL
GAIN...???

Klo bertujuan CAPITAL GAIN....,
- investor tidak mempunyai KONTROL karena harga
ditentukan oleh pasar (market price)... investor boleh
BERHARAP akan naik 2x lipat, tapi klo pasarnya hanya
1,5x lipat.... maka "dagangan" anda/investor tidak
laku karena tidak sesuai dengan harga pasar....
- sementara MENUNGGU pasar/harga bergerak (mudah2an,
mudah2an, mudah2an ya....naik.. ..), yang PASTI timbul
(biasanya) adalah EXPENSES / Cash-Out....

Klo bertujuan CASHFLOW.... ,
- investor memiliki KONTROL terhadap
properti/investasi- nya. misalnya, anda invest pada
Rumah Kos 20 kamar. Setiap kamar sewanya 400ribu per
bulan. Anda bisa menaikan sewanya menjadi 900ribu per
bulan dengan menambahkan AC disetiap kamar.... atau
anda bisa menambah/membangun 20 kamar lain di atasnya
(bikin bertingkat)
- harga properti akan naik atau turun (mudah2an sich
naik, tapi masa bodo eui dengan harga pasar), investor
akan tetap menerima income / pendapatan / CASH-IN
bulanan... dari hasil sewa....

PANDANGAN saya lainnya..... ,

Kita hidup dengan CASHFLOW.... uang masuk (Gaji atau
Pendapatan). ... lalu dipakai untuk hidup / pengeluaran
rutin / EXPENSES...

Kita bekerja, salah satu alasannya, adalah untuk
menerima Pendapatan (rutin) atau Gaji.... yang
digunakan untuk hidup / pengeluaran rutin /
EXPENSES...

LALU klo kita bekerja tapi dibayarnya (Gajinya) nanti
KLO proyeknya berhasil.... lalu kita hidup
darimana...? ?? .... income-nya dari mana...???

Pendapatan rutin susah dicarinya dan bisa (ada
kemungkinan) hilang...!!!
Tapi Pengeluaran rutin ngak bisa dihilangkan. ...!!!

ya ngak....!?!? !?

Pak Agung dan rekan sekalian...,

udah pernah baca tulisan saya KAYA ala KIYOSAKI...? ?

KENAPA setiap tahun saya BISA BER-INVESTASI. ...??
2002: properti ke-1
2003: Alfa ke-1
2004: Yogen ke-1
2005: Yogen ke-2 dan Alfa ke-2
2006: properti ke-2
dst.dst.dst.

KARENA setiap saya BER-INVESTASI. ...,
Income / Pendapatan / Cash-in / Cash on hand saya
bertambah... ,
.... bukan karena modalnya ngak ada abis-nya.... ?!?!?
.... bukan Expenses-nya yang bertambah tinggi...?!? !?

>>> karena saya berinvestasi pada ASSET, hasilnya
INCOME...!!!

FYI....,
properti/apartemen yang saya beli dulu pada tahun
2002, sekarang (tahun 2008) nilainya udah naik -/+ 40%
(nilai sekarang 140% lebih tinggi dari harga beli
dulu)...

TAPI, yang paling penting, sementara menunggu
apresiasi harga properti, saya terima income (hasil
sewa) dari properti tsb.....

DAN, ini adalah PASSIVE INCOME....
karena kerjanya 3-4 bulan (waktu nyari properti
tsb).... hasil-sewanya (Income-nya) saya terima selama
5-6 tahun (sampai dengan tahun ini)...

SEDANGKAN, kenaikan/apresiasi harga tersebut saya
LEVERAGE...,
waktu nilainya 120%, saya "sekolahin" dan mendapatkan
pinjaman 80% dari nilai...(saya investasikan Alfa
ke-2)
waktu nilainya 140%, sekolahnya saya pindahin dengan
nilai yang lebih tinggi lagi... (naik kelas...
he...he...he. ..).
padahal modalnya.... cuma yang itu itu aja....!!!!
tahun depan akan disekolahin di MBA....,
lalu saya akan ambil DOKTOR, berusaha tanpa modal
uang....!!!

YUK KITA KAYA RAME-RAME YUK....!!!
mau ngak....???

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@ yahoo.com

Catatan:
SIlahkan baca bagaimana saya berinvestasi secara lebih
detail di ...
... www.richdad. com
... community
... forums
... location3x
... asia pacific
... dalam thread "Jakarta: the implementation of
Kiyosaki's" atau cari author "budi_rachmat"

saya.... TELL, bukan... SELL....

taken from milis TDA

KAYA ala KIYOSAKI...... was: Goal F/F=3PI > Expenses

apa sich KAYA menurut KIYOSAKI...? ?
(kaya secara finansial).

dan BAGAIMANA cara saya menjadi KAYA ala KIYOSAKI...? ?

tulisan saya yll adalah mengenai Laporan KEUANGAN ala
KIYOSAKI...,

INTI-nya adalah...;

- ASSET, adalah apapun yang MEMASUKAN uang (= INCOME)
kedalam pundi kita...
- LIABILITI, adalah apapun yang MENGELUARKAN uang (=
EXPENSES) dari pundi kita...

Untuk itu kita WAJIB memiliki Catatan KEU ala
KIYOSAKI, yang terdiri dari....;

- Catatan CASHFLOW, adalah Catatan Income dan
Expenses..., dan
- Catatan HARTA, adalah Catatan Asset dan Liabiliti.

>>> Catatan KEU ala KIYOSAKI ini PERLU atau WAJIB
dibuat, karena yang namanya KAYA akan terlihat nyata
dalam catatan KEU tersebut.

>>> Lap KEU ala KIYOSAKI yang baik adalah laporan KEU
yang mencerminkan keadaan yang sebenarnya.. ....

NAH...,
sekarang berdasarkan Lap KEU ala KIYOSAKI, saya
merencanakan untuk menjadi KAYA...

apa sich KAYA ala KIYOSAKI...? ?

Yang disebut KAYA menurut KIYOSAKI.... adalah....

>>> kondisi dimana PASSIVE INCOME kita 3x lebih besar
daripada EXPENSES kita.

Rumusnya; F/F = 3PI > Expenses.

F/F = Financial Freedom.
PI = Passive Income.
INCOME = pendapatan/pemasuka n yang RUTIN.

RUMUS ini-lah yang menjadi target/goal saya (kita).

Bagaimana saya mengaplikasikan rumus tsb....???

Ceritanya begini....,

(saya akan menggunakan angka, biar kelihatan dgn
jelas. Angka tsb bukan nilai sebenarnya, tapi dapat
"mewakili").

Gaji saya sebagai pegawai (ketika masih bekerja)
adalah 10juta per bulan.... dan, seperti pada umumnya,
EXPENSES bulanan pun sebesar 10juta-an.

Pikiran saya.....,
Klo saya keluar dari kerjaan, lalu tetap memiliki
standard hidup yang sama (expenses-nya tetap
10juta-an).. .. maka hal ini tidak menggerakan
(memberdayakan) saya....

Oleh sebab itu saya harus meningkatkan standard hidup
saya, yaitu dengan menaikan/meningkatk an Expenses saya
menjadi 15juta per bulan....

Manfaat dari meningkatkan standard hidup tsb
adalah....,

- CHANGE..., pola/cara berpikir saya langsung
berbeda...

- saya merasa dan berpikir seperti orang kaya (orang
yang punya kelebihan uang)...

- saya selalu mencari oportuniti / kesempatan bisnis
(karena punya kelebihan uang)...

LALU saya menetapkan target KAYA saya, sbb;

Rumus: F/F = 3PI > Expenses.

Expenses saya = 15juta,
Passive INCOME = 45juta.

>>> JADI saya KAYA (Financial Freedom) ketika INCOME
(Active dan Passive) saya adalah 45juta per bulan....
yang saya bulatkan menjadi 50juta.

Tahun 2002, saya putuskan (berniat) bahwa saya akan
keluar kerja tahun depan (2003).
April 2003, saya keluar dari kerjaan.
Mei 2003, saya tetapkan Target saya.....
... yaitu memiliki INCOME (Active dan Passive) sebesar
50juta.... PADA BULAN MEI 2005...!!!

Dengan...
... Target yang JELAS... income 50juta per bulan...!!!
... waktu yang JELAS... bulan Mei 2005 (atau 2 tahun
kedepan)...! !!

MAKA saya berkomitmen untuk tidak akan berhenti
ber-ichtiar (belajar dan action/berusaha. ... terus
menerus) sebelum TARGET tersebut tercapai.

bagaimana caranya untuk mencapai angka tsb....??
waktu itu saya sama sekali tidak tau.... yang saya tau
hanya Target dan Waktu-nya jelas...!!!
Dan saya memahami/memiliki Catatan KEU ala KIYOSAKI
sebagai panduan dan ukuran keberhasilan. ...

Mei 2005, target saya tidak tercapai....
baru pada bulan MEI 2006 target tersebut
TERCAPAI...! !!

Mundur setahun dari target, tapi akhirnya tercapai
juga...
ini bukan lumayan, tapi QUANTUM LEAP.... karena
peningkatan pendapatan sebesar 500% (dibandingkan
dengan gaji) dalam 3 tahun...!!!

Setelah bulan MEI 2006 target saya tercapai...,
saya menetapkan target baru yaitu....

>>> MEI 2008 memiliki pendapatan sebesar 150juta per
bulan...,
atau = 1500% (dibandingakan pendapatan/gaji tahun
2003)...
angka 150 adalah 3 x 50juta (pendapatan pada tahun
2006)

BAGAIMANA cara saya menjadi KAYA ala KIYOSAKI...? ?

inilah profile (sejarah) investasi saya.....;

2002:
A.invest di Properti (Asset) yang menghasilkan
hasil-sewa (INCOME NAIK). waktu itu saya masih bekerja
(makan gaji).

2003:
B. April: keluar kerjaan..... ......... ... INCOME
TURUN.
C. Mei: invest di Alfamart ke-1..... INCOME NAIK.

2004:
D. invest di Yogen Crepe ke-1... INCOME NAIK.

2005:
E. invest di Yogen Crepe ke-2....... INCOME NAIK.
F. invest di Alfamart ke-2........ ....... INCOME NAIK.

2006:
G. Properti ke-2 disewakan... ....... INCOME NAIK.

H. invest di Paper Asset seperti Future/Index Market,
Forex, Option Trading... tujuannya CAPITAL GAIN....

I. investasi di bisnis Jaket di Pusat Grosir Metro
Tanah Abang.... Bisnis Oportuniti ( BO )...

J. investasi bisnis voucher HP di ITC M2.... BO...

K. invest dibisnis Mining..... BO...

2007 s/d sekarang;
- saya mempertahankan Income yang ada, dan fokus
investasi di mining...

KETERANGAN saya...,

Investasi point A,B,C,D,E,F, G di atas dilakukan dengan
cara memindahkan sebanyak dan sebisa mungkin LIABILITI
(yang sudah saya miliki) menjadi ASSET... dan
melakukan LEVERAGE, LEVERAGE, LEVERAGE (1 modal
menghasilkan lebih dari 1 income)..... .

akibatnya INCOME / pendapatan naik 500%....
padahal total HARTA-nya relatif masih sama....

Sebenarnya ketika saya melakukan point A dan B, income
saya sudah hampir 2x lebih besar daripada Gaji.....
tapi karena Targetnya belum tercapai maka saya terus
melakukan investasi s/d point G... (sampe targetnya
tercapai).

investasi2 ini (A s/d G) boleh dibilang "low risk" dan
sangat ter-ukur... karena saya hanya berani melakukan
investasi dengan sistim "take-over". ...
yaitu mengambil bisnis yang sudah jalan... yang udah
"pasti" untung... disamping itu, saya bukan orang
bisnis dan/atau baru masuk (belajar) ber-bisnis.. ..
"learning by doing"...

Target investasi saat itu adalah meningkatkan CASHFLOW
(= INCOME atau pendapatan). ..
>>> Invest pada ASSET, hasilnya INCOME....

Setelah Target tercapai (Income sebesar 50juta atau
Income 3x > Expenses) baru saya berinvestasi ke Bisnis
Oportuniti (belajar bisnis sendiri, karena sebeumnya
hanya di waralaba) dan/atau yang bertujuan CAPITAL
GAIN...

Saya berinvestasi di point H ( Paper Asset )... karena
saya ingin meng-aplikasikan semua kiat2 untuk menjadi
KAYA seperti yang dianjurkan oleh (dalam buku)
KIYOSAKI.

Tidak semua investasi saya berhasil.... point I dan
J.... tidak berhasil dan akhirnya tidak dilanjutkan
(tutup)....

Walaupun tidak berhasil.... tetapi secara finansial
tidak menimbulkan masalah.... karena investasi
dilakukan dengan menggunakan kelebihan daripada income
(surplus income) yang saya miliki...
ini adalah manfaat dari Catatan KEU ala KIYOSAKI...

Saya tidak punya rencana detail ke depan... (abis
investasi ini akan dilanjutkan dengan ini
dst.dst.dst) .... karena saya melakukannya dengan
"learning n doing"...

Yang saya punya adalah "apa yang saya mau" dan "kapan"
secara JELAS (spesifik angka/barang- nya dan
waktu-nya).

>>> "your wish is my command", kata si Jin-nya
Alladin.... atau seperti "the Secret"....

Investasi di mining / point K.... adalah aplikasi
dari...
- "your wish is my command"... saya punya DREAM
memiliki mining..
- dan saya lakukan dengan GIVE, GIVE, GIVE.... dengan
cara "memberi dengan ikhlas".... yaitu "ilmu" yang
saya pelajari dari pak Haji Alay (beliau adalah
pembimbing saya ketika berinvestasi di point I dan J
di atas bersama dengan komunitas TDA)....

Akhirnya saya mendapatkan partner / investor dibidang
mining...

JIKA semuanya lancar maka Mei/Juni 2008 bisnis ini
mulai memberikan Income buat saya.....

Ingat target saya kenaikan income 1500% di bulan Mei
2008... (liat di atas)...
waktu target ini saya tetapkan (Mei 2006), saya belum
kenal dengan sang investor...

Semua yang saya lakukan di atas adalah...
proses belajar dan action.... atau "learning n
doing"...
dan proses ini tidak akan pernah berhenti...! !!

Saya juga menggunakan Otak KIRI (logika) dan Orak
KANAN (kemauan) secara sinergy.... atau saling
mendukung... . tidak saling menentang... . ini "ilmu"
yang saya pelajari dari pak Purdie E Chandra di
Enterprise Universiti.. .

IMPIAN saya, dalam waktu dekat saya akan "selevel"
dengan CT (Chairil Tanjung).... "your wish is my
command"....

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@ yahoo.com

Catatan:
SIlahkan baca bagaimana saya berinvestasi secara lebih
detail di ...
... www.richdad. com
... community
... forums
... location3x
... asia pacific
... dalam thread "Jakarta: the implementation of
Kiyosaki's" atau cari author "budi_rachmat"

saya.... TELL, bukan... SELL....

taken from milis TDA

Motivational Quote # 3

"Seorang profesor tidak boleh menyatakan
bahwa Christiano Ronaldo sebagai orang bodoh
hanya karena secara pendidikan
dia tidak seunggul sang profesor.
SETIAP ORANG memiliki KEBINTANGAN DIBIDANG MASING-MASING"

(dari buku : "... and the star is ME!")