01 April 2008

Berbagi itu Indah

Berbagi itu Indah. Sepenggal kalimat sederhana namun sesungguhnya apabila kita bisa meresapi kalimat ini sungguh amat dalam maknanya.

Namun apakah semua orang siap untuk berbagi? Inilah ajaibnya....

Ternyata tidak semua orang itu siap untuk berbagi..! Masih banyak orang yang enggan berbagi karena terlalu banyak menghitung untung ruginya secara matematis. Dengan kata lain masih menghitung apa yang akan mereka dapatkan dengan berbagi tersebut dari sisi keduniawian.

Jika kita merunut sifat manusia, hal itu mungkin terasa wajar dan manusiawi. Bisa juga alasan prinsip kehati-hatian.

Tapi ternyata sesungguhnya lebih dari itu semua...! Dengan berbagi bukannya semakin berkurang, namun justru sebaliknya, malah semakin ditambah..!

Dalam hal ini memang agak lebih jauh lagi dalam memaknai berbagi, yaitu berbagi dalam arti membantu/memberi secara ikhlas tanpa pamrih tanpa sekalipun berhitung untung rugi secara matematis duniawi.

Saya ingin berbagi cerita tentang hal ini...

Bagi teman2 yang ikut acara GTC TDA Joglo kemaren di Polines akan tahu, disana saya kebetulan bagi2 hadiah/doorprize yang lumayan banyak. Chip JPP yang saya bagi gratis ada sekitar 50 pcs.

Ada beberapa teman yang sempat menyentil atau bertanya2, "Mas, apa sampeyan gak rugi bagi2 chip segitu banyak? Kan sampeyan untuk pengadaan itu butuh modal?"

Yups memang benar, untuk hal itu memang saya butuh modal yang lumayan-lah.. Itu memang jika saya berhitung untung rugi matematis secara duniawi...

Tapi niat saya sesungguhnya adalah saya ingin berbagi, dengan memberikan "KAIL" kepada mereka yang mendapat doorprize tersebut. Karena dengan "KAIL" Chip JPP tersebut, mereka bisa mencari "IKAN"nya sendiri. Mereka bisa memanfaatkan Chip JPP tersebut untuk bertransaksi isi ulang pulsa elektrik dengan harga grosir, yang bisa di jual/di resellerkan kepada orang2 disekitarnya yang akhirnya akan mereka dapatkan "IKAN" yang dimaksud tersebut.

Dan ternyata memang sungguh luar biasa......

Ada beberapa mahasiswa yang saat itu (sebelum acara dimulai) memang memiliki niat ingin berbisnis pulsa elektrik, namun belum tahu link/cara untuk memulainya. Yach, akhirnya menjadi 'jodoh'-lah.... Sungguh sebuah skenario Tuhan yang sebelumnya tidak pernah saya pikirkan.

Bahkan dengan saya berbagi tersebut, sungguh di luar dugaan, Chip JPP yang biasa saya jual komersial di rumah justru ikut-ikutan laku. Orang yang bergabung itupun saya juga tidak kenal sebelumnya. Apa gak bikin speechless?

Belum selesai disitu kawan....

Baru kemaren saya posting ke milis, bagi-bagi chip lagi 28 pcs. Ide ini terlintas begitu saja, sebagai ungkapan syukur atas Milad saya yang ke-28 pada tanggal 30 Maret kemaren, saya berbagi kebahagiaan dengan membagi 28 pcs Chip JPP (sesuai dengan usia saya sekarang)...

Posting itu saya masukkan ke beberapa milis... Dan Alhamdulillah... Responnya sungguh luar biasa, dan diluar dugaan saya semuanya.....

Apa saya merasa berkurang dengan saya berbagi? Ternyata tidak..!! Justru saya semakin bertambah...!

Secara matematis, justru jumlah reseller saya bertambah sebanyak 50+28 orang.. 78 orang..!!

Hanya itukah? Belum tentu..! Pak Jusef J Hilmi saat di Solo ketika memberikan pencerahan kepada teman2 TDA Joglo mengatakan, bahwa setiap orang melingkari atau berhubungan dengan minimal 200 orang disekitarnya... Hal ini hampir sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Roger Konopasek dalam bukunya "Make Million Marketing", yaitu setiap orang berhubungan atau memiliki relasi ke-250 orang disekitarnya..

Cara sederhana untuk membuktikan hal ini adalah....

Silakan ambil HP anda sekarang juga. Coba lihat pada menu "PHONEBOOK" anda. Hitung satu persatu. Pasti akan ada banyak link dan relasi anda disana... Hehehe.....

Nah satu orang akan bisa mereferensikan ke 200-250 orang lainnya, itu berita baiknya.. Dan memang berkali2 terbukti, para reseller saya di rumah tahu mengenai saya dan JPP itu adalah hasil referensi temannya yang lainnya..!!!

Sungguh dahsyat bukan..???

Dari hasil saya bagi2 doorprize di GTC Polines Semarang kemaren bahkan jika sekarang saya hitung secara matematis,bukannya minus tapi justru malah plus.. Dan itu semua diluar itung2an diatas kertas yang saya rencanakan....

Nah...

Kurang apalagi? Memang benar, "Berbagi itu Indah......."

Salam,
HATTA N ADHY PK, ST