31 Maret 2008

Berburu KTA

Weihhh gak terasa ternyata lama banget saya gak posting eh nulis lagi di blog yaa? Yah, ada beberapa hal yang cukup menarik untuk dijalani. Ada yang membuat semangat, dan ada pula yang bikin down..

Namun saya hanya ingin bercerita yang menambah semangat saja...

Berawal dari ngobrol2 saat cangkruk di Angkringan atau Wedangan malam hari, ada salah satu teman yang bercerita mengenai keberhasilannya memperoleh kucuran kredit tanpa agunan (KTA) dari salah satu Bank Pemerintah. Dari sana beliau bercerita bagaimana prosedur serta cara2nya bagaimana akhirnya beliau bisa mendapat kucuran kredit itu.

Oya,kredit KTA ini diberikan kepada pengusaha kecil/mikro. Nilai yang dicairkan bernilai sekitar 5 juta rupiah dan dengan masa peminjaman sekitar 12 bulan atau satu tahun, dan bunga yang dikenakan hanya sebesar 1,125% per bulan...!!!

Kebetulan, beliau ini memiliki usaha "Gorengan". Ngerti kan maksudnya gorengan? Yups, kurang lebih begitulah, jualan aneka gorengan, mulai dari tempe goreng, tahu goreng, pisang goreng, dll..


Nah, beliau mengajukan KTA ini ke bank yang dimaksud. Beberapa syarat yang dibutuhkan yaitu : fotokopi KTP, fotokopi KK, Surat Pengantar dari Kantor Kalurahan, serta mengisi formulir permohonan dari Bank ybs.

Ada lagi clue yang bisa mempercepat pencairan KTA ini, yaitu : "Bilang saja ada referensi dari Pak X yg kerja di Bank tersebut (tapi cabang lain/luar kota)", selanjutnya jangan sok tahu mengenai detil scheme kredit ini alias jangan mendikte petugas.. Hehehe....

Trus lagi, memang ada bisnis yang bisa di survay (bisnis ini minjam punya temen-pun sebenernya juga bisa, tapi butuh trik khusus). Biar saat sang mantri datang untuk survay bisa lebih yakin...

Hohohohoho......

Dengan berbekal info tersebut singkat kata akhirnya saya mencoba maju ke Bank yang di maksud, sekaligus buat saya ingin membuktikan:
1. KTA yang dimaksud apakah bener2 ada?
2. Mencoba untuk meyakinkan performance saya di depan Bank.
3. Mecoba Ilmu BODOL-nya Purdie

Semua syarat2 saya usahakan untuk dipenuhi semuanya. Menghadap ke bagian pengurusan kredit juga sudah. Dan ternyata memang, clue-clue tersebut sangat ampuh juga...!!!

Singkat kata akhirnya saya maju ke medan perang....

Pertama kali menghadap dan bertanya masalah KTA ini, justru dari pihak bank kaget : "Bapak tahu dari mana?"

Lha piye to? Duwe barang dodolan kok malah kaget, begitu pikir saya... Emangnya banyak orang yang kagak tahu apa? Pikiran2 itu saya lontarkan dalam hati saja...

"Yah, ada temen yang kerja di Bank ini tapi sekarang kerja di beda kota yang ngasih tahu Bu..."
"Katanya emang ada fasilitas untuk kredit KTA ini. Dan memang setelah saya lihat di websitenya ternyata juga ada kok informasinya, makanya saya ingin mengajukannya..."

Dengan kata-kata itu, saya sudah menang satu langkah, karena gak bakal bisa menolak, karena sudah ada referensi dan informasi yang mendukung.

"Syarat2nya ini Pak,bla...bla...bla...."

Hehehe.....Semua syarat2 sudah saya penuhi, tinggal ngisi formulir dari Bank tersebut....

Untung saja syarat2 SIUP, TDP, NPWP gak saya keluarin juga....

Dengan cara ini saja saya sudah dua langkah menang.. Pertama, ada info dan referensi yang valid. Kedua, syarat2 saya semuanya lengkap..!!

"Ok pak, tapi bapak ada tambahan agunan gak pak? BPKB juga bisa kok..."

Lho piye to, lha wong namanya saja KTA kok ijek dijaluki agunan/jaminan. Aneh tenan ki Ibu-nya...

"Lho Bu, bukannya KTA itu kan Kredit Tanpa Agunan kan? Namanya saja Tanpa Agunan, kok masih dimintain agunan? Itu brarti bukan ke skema KTA donk?"

"Itu buat tambahan, and safety kita Pak"

"Yups betul itu Bu, tapi dimana2 namanya KTA itu tanpa agunan. Berdasarkan asas kepercayaan kan? Kebetulan saya ada usaha yang bisa di survai serta di lihat kok Bu, biar Ibu lebih yakin. Silakan monggo di survay..", saya melanjutkan pembicaraan..

"Ok pak, nanti kita bicarakan dengan pimpinan dulu"

Hari-hari menunggu dimulai....
Dan akhirnya di suatu pagi.... Kedatangan tamu sang mantri dari Bank yang dimaksudkan...

"Selamat pagi, Pak Hatta-nya ada?"
"Oh iya Pak, saya sendiri Hatta," sambil masih nongkrong di depan komputer....
"Saya Pak Tri, mau survay untuk pengajuan kredit bapak di bank"

Woooowwww..........Asyikk neh.... Ilmu dari Seta saat di survay mulai di aplikasikan...

Ngobrol ngalor-ngidul.. Tanya2 core bisnis... Tanya2 omzet... Tanya2 bisnis lainnya... Saya ceritain masalah bisnis online segala, malah beliaunya kaget...

"Lho bisa to, jualan tanpa punya toko sendiri??"

Huehehehe......ta liatin blog jualan saya saja... Disitu kan terpampang foto narsis saya, jadi yach semakin percaya beliaunya...

Sempat juga beliaunya nanya2 lagi masalah agunan tambahan... Lho blaikkkk!!! Kok agunan lagi? Wong saya kan ngajuinnya KTA, hehehe....

Akhirnya dengan berbagai jurus merayu dan seterusnya.. LOA saya tetep harus tanpa agunan.. Alias BODOL...

Akhirnya beliau mau membicarakannya lebih lanjut dengan Pak Kepala dulu mengenai hal ini..

Di hari yang dimaksudkan saya diundang kembali dengan beliaunya.....

Akhirnyaaaaaa.......

GOAAAAALLLLLLLLLL.....!!!!!!!

Duch senengnyaaaa.........

Nanti di sambung lagi di tulisan selanjutnya....

Salam,
HATTA N ADHY PK, ST