06 Januari 2008

Otak Atik Dapet Duit

Pernahkah anda merasa bingung ketika pesawat televisi anda mati/rusak dan anda tidak tahu dimana tempat servis televisi yang terdekat disekitar anda? Atau mungkin saat Air Conditioner (AC) dirumah anda ngadat dan gak bisa ngeluarin hawa dingin lagi? Mungkin juga saat anda keranjingan main Play Station, namun tiba2 mesin PS anda atau stick PS anda gak bisa diajak kompromi lagi?

Bisa juga saat kulkas atau freezer kesayangan anda gak bisa dioperasikan untuk membuat dingin minuman kesayangan anda.

Saat kondisi-kondisi seperti diatas apa yang anda butuhkan? Apa yang ada dalam benak pikiran Anda? Pusing...Susah....Sebel....Bete.... Semua itu mungkin terjadi. Namun kalo hanya dengan itu saja, masalah yang anda hadapi bukannya tertangani, namun malah berlarut2. Sebuah solusi yang j itu musti anda ambil.

Yups...!! Saat itulah anda membutuhkan seorang teknisi elektronik atau ahli servis barang-barang elektronik untuk memperbaiki barang-barang elektronik kesayangan anda yang ngadat, entah itu TV, kulkas, freezer, AC, Play station atau stick PS.

Biasanya, para teknisi ini bisa memperbaiki alat-alat elektronik yang jenisnya beraneka ragam. Dan tak jarang pula order yang datang dalam satu hari itu sampai menumpuk bahkan musti antri untuk menunggu giliran digarap.

Ada seorang sahabat yang beliau memang memiliki hobi mengotak-atik barang2 elektronik ini semenjal mudanya. Berawal dari kesukaannya serta keingintahuan untuk memodifikasi serta memperbaiki barang2 yang sedang rusak, akhirnya keahlian yang ia dapatkan secara otodidak itu bisa menjadi pekerjaan sampingan yang menjanjikan.

Dalam sehari dia bisa mengerjakan order hingga 4-5 pekerjaan sekaligus. Mulai dari servis TV, setrika, kipas angin, dan lain sebagainya. Biaya jasa yang ia kenakan pun cukup bervariasi tergantung dari tingkat kesulitan servis yang ia lakukan.

Lebih gurihnya lagi, ongkos jasanya itu termasuk 'harga gelap'. Dan biasanya ia menerima biaya jasa itu dengan bersih tanpa dikurangi potongan, sebab biaya penggantian sparepart biasanya akan ditanggung oleh si pemilik.

Biasanya ia akan mengutip biaya servis itu berkisar mulai dari Rp20.000,- hingga Rp100.000,-. Kelihatannya yang Rp100.000 kurang masuk akal, namun jika tahu betapa rumitnya saat mengerjakannya, hal itu akan menjadi masuk akal.

Oke dari sekian banyak itu, jika diambil rata-rata biaya jasa Rp50.000,- dan sehari 'cukup' ada 3 order saja, dalam sebulan bisa anda hitung berapa yang amsuk menjadi pemasukannya. Gak bisa diremehkan bukan?

Padahal semuanya itu bermula dari sebuah hobi otak-atik alat2 elektronik.

Yah begitulah, memang ada banyak jalan untuk bisa menghasilkan duit. Coba anda perhatikan disekeliling anda. Atau jangan2 sebenernya anda memiliki bakat terpendam seperti dalam kisah nyata di atas.

Buat sahabatku Mas Pandji. Thanks.... Apa yang anda lakukan bisa menginspirasi aku untuk menulis kisah anda dan berbagi kisah dengan yang lainnya.

Semoga ada banyak orang lagi yang bisa mengeksplorasi bakat serta hobi terpendamnya, salah satunya adalah hobby mengotak-atik barang-barang elektronik.

Salam,

HATTA N ADHY PK, ST