04 September 2008

Bisnis Offline VS Bisnis Online, Enakan Mana?

Pilihlah Si Ipul...! Atau Pilih Si Upil...! Hehehe... Dalam hal pilih memilih mungkin akhir-akhir ini sedang ngetrend, apalagi kalo bukan pilih memilih pimpinan daerah, entah itu bupati, walikota, gubernur, bahkan tahun depan pilih memilih presiden.

Namun bukan masalah Pilih Si Ipul atau Si Upil-nya itu yang jadi fokus bahasannya, maksudnya saya gak akan nyerempet2 ke ranah politiknya.

Dalam dunia bisnis-pun sekarang mungkin juga akan dihadapkan pada dua macam pilihan ini.

Pilihan pertama yaitu Bisnis OFFLINE. Bisnis OFFLINE disini saya mendefinisikannya yaitu sebagai bisnis yang model pemasarannya masih konvensional. Dimana HARUS ADA tempat/outlet sebagai toko untuk memajang barang dagangannya, serta untuk bertransaksi antara si penjual dan pembeli harus betemu langsung.

Contoh Bisnis OFFLINE dalam definisi saya misalkan, jika Anda membuka toko kelontong, lapak koran/majalah, penjual bakso keliling, pedagang asongan. Itulah beberapa contoh Bisnis OFFLINE menurut definisi saya.

Pilihan yang kedua yaitu Bisnis ONLINE. Bisnis ONLINE disini saya mendefinisikannya yaitu bisnis yang model pemasarannya memanfaatkan teknologi internet serta turunannya. Intinya adalah memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk membantu pemasarannya. Untuk Bisnis ONLINE ini si pemilik bisnis TIDAK WAJIB memiliki toko untuk memajang barang dagangannya, serta cara bertransaksinyapun antara penjual dengan pembeli TIDAK HARUS bertatap muka/bertemu secara langsung.

Contoh Bisnis ONLINE seperti dalam definisi saya ini misalkan, Kios Pulsa saya (www.tasya-pulsa.co.nr), Toko Souvenir saya (www.tasya-souvenir.com), Toko Boneka Souvenir saya (www.boneka-souvenir.co.cc). Itulah beberapa contoh Bisnis ONLINE sesuai dengan definisi saya.

Lalu lebih enakan mana sih antara Bisnis OFFLINE dan Bisnis ONLINE.

Saya coba sharing berdasarkan pengalaman nyata yang pernah saya alami atau saya temui dalam kehidupan sehari-hari. Nanti akan saya coba bandingkan, namun keputusan tetap ada di tangan Anda.

1. Dilihat dari efektifitas penggunaan waktu.

Apabila Anda memiliki kios (apapun) yang kebetulan lokasinya tidak satu tempat, atau Anda harus memasarkan barangnya dari satu tempat ke tempat lain (berpindah-pindah), kira2 akan memakan waktu Anda atau tidak? Pernahkah Anda coba menghitung berapa waktu yang terbuang untuk hal ini saja? Katakan tiap hari Anda kehilangan waktu selama 2 jam saja. Coba dihitung jika aktivitas itu Anda ulang-ulang terus menerus selama Anda menjalankan bisnis itu (anggap saja dari usia 20 s/d 55). Ada berapa lama waktu yang terbuang sia-sia?

Coba bandingkan, jika Anda bisa untuk memaksimalkan waktu itu dengan menjalankan bisnisnya dirumah, waktu 2 jam didepan layar komputer cukup banyak sekali yang bisa digunakan. Bahkan dengan 2 jam itu bisa jadi Anda bisa mendapatkan order yang bisa menutup biaya operasional Bisnis OFFLINE Anda selama satu bulan. Nah bagaimana dengan Anda?

2. Menghasilkan uang dari rumah sendiri

Nah, beberapa dari Anda yang membuka Bisnis OFFLINE tidak semuanya bisa memanfaatkan rumahnya untuk mengoperasionalkan bisnisnya. Entah terbentur beberapa faktor. Mungkin saja memang tidak ada tempat kosong, bisa juga karena rumahnya terlalu pelosok, atau bisa juga karena rumahnya susah dicari, ataupun beberapa alasan lainnya.

Lalu bagaimana dengan Bisnis ONLINE? Dimanapun Anda berada, selama ditempat Anda masih bisa dijangkau akses internet (saya pikir selama ada sinyal handphone-pun, dengan GPRS juga bisa menggunakan internet), maka selama itu pula Anda bisa mengendalikan bisnis Anda, bahkan selama masih memungkinkan, dikendalikan dari Kamar Mandipun NO PROBLEM..!!