29 Desember 2007

Teknologi Indonesia

Tiga orang pria sedang duduk di sebuah ruangan untuk sauna. Disana ada orang dari Smerika, Jepang, dan Indonesia. Keheningan didalam ruangan sauna itu dipecahkan oleh suara

"bip..bip...bip...!"

Tiba-tiba orang Amerika itu membuka telapak tangannya dan membaca tulisan yang tertera disitu. Orang dari Jepang dan Indonesia itu kagum melihat tulisan yang muncul di telapak tangan orang Amerika tersebut.

"Di telapak tangan saya sudah disetting ada chips dan sensornya, sehingga saya bisa menerima SMS dari telapak tangan saya saja", itulah penjelasan orang Amerika ketika kedua rekannya itu merasa keheranan.

Sesaat kemudian terdengan dering ringtone yang cukup familier.

"criiing....criiiingg......."

Tiba-tiba si orang Jepang mengangkat tangan kanannya.

Jari kelingkingnya ia dekatkan dengan bibir dan jempolnya didekatkan dengan telinganya persis saat kita memberi kode saat menerima telepon. Tapi itu dilakukan tanpa menggunahan peralatan hardware apapun.

Orang Amerika dan Indonesiapun terkagum-kagum dengan Orang Jepang ini.

"Di jari kelingking dan jempol saya ini sudah ditanam seperangkat microchip yang bisa digunakan untuk alat komunikasi pengganti handphone. Jadi saya tidak perlu menenteng handphone lagi"

Ckk.....ckkk.......

Orang Indonesia bingug, karena gak bisa memamerkan kecanggihan teknologi yang dimiliki. Saking bingungnya akhirnya orang Indonesia ini kebelet 'pup' karena tegangnya. Singkat kata akhirnya orang Indonesia ini menuju ke toilet untuk menunaikan hajatnya..

Lagi-lagi sampai di toilet Orang Indonesia ini tidak terbiasa menggunakan toilet yang otomatis yang menggunakan tisu toilet untuk aktivitasnya. Akhirnya setelah selesai dari toilet orang Indonesia itu keluar..

Namun tak disangka, tisu toilet itu masih menjuntai panjang diantara belahan pantatnya..

Orang Jepang dan Orang Amerika ini herang, dan lalu bertanya: "Lho dipantatmu itu ada apanya???"

Orang Indonesia itu akhirnya menjawab:

"Inilah teknologi Indonesia Om.. Saya tadi habis menerima FAX..."







Blogging Cheche

Blog walking atau yang biasa disingkat dengan istilah "Blogging", tentu sudah bukan hal yang istimewa bagi para blogger. Blogger adalah sebutan bagi para pemilik sebuah blog. Sedangkan blogging adalah aktivitas para blogger untuk saling berkunjung, saling bersilaturahmi, dan saling sapa-menyapa lewat shoutbox. Lebih dari itu dari blogging mungkin anda bisa bertemu calon prospek bisnis anda.

Ada juga pengalaman dari hasil blogging itu akhirnya terdampar pada blog yang isinya seperti yang kita inginkan, ketemu dengan orang2 baru serta bisa menambah sahabat..

Pernah juga bisa bertemu dengan sahabat diwaktu SMA yang sudah hampir 10 tahun tidak bertemu muka. Isnuansa Maharani,adalah salah satu contoh riil yang saya temui. Nunik, begitu dia dipanggil,ini adalah teman saya diwaktu SMA, yang sejak lulus dari SMA Negeri 1 Klaten tahun 1998 hingga 2007 ini tidak pernah bertemu kembali. Lewat blogging ini ternyata bisa bertemu kembali...

Atau bahkan anda bisa bertemu dengan teman/sahabat dari satu kota yang ternyata juga seorang blogger... Halo Dhidiet??? Gak nyangka kalo ternyata dirimu blogger kawakan juga...

Baru semalem, hasil blogging saya bisa nyasar ke sebuah website yang ternyata milik seorang cewek, berjilbab, dahulu adik kelas sewaktu masih kuliah, sekarang bekerja di sebuah instansi pemerintah yang cukup ditakuti para pejabat2 yg korupsi, hehehe.....

Yup! Cewek itu panggil aja dengan Cheche, coz ada yg bilang doi mirip Cheche Kirani. Cheche ini adalah seseorang yang dulu pernah mengisi hari2 selama hampir 5 tahun. Gak nyangka juga akhirnya bisa ketemu dia kembali,dan itupun hanya melalui aktivitas blogging.... Itulah ajaibnya internet....

Di blognya Cheche menuliskan kisah 'kita dulu' dengan bahasa teenlit/chicklit banget yang tertata rapi serta kronologis yang jelas. Termasuk kisah 'menduanya' dengan seseorang yang akhirnya sekarang menjadi suaminya.... Dan baru ngeh kalo ternyata memang kisah itu kalo dijadiin sebuah teenlit/chicklit bagus banget...

Hehehe, tapi belum tahu dia, padahal saat itu apa yg diceritakan sama Cheche di teenlit/chicklitnya itu ternyata aku sendiri juga ngejalaninya...

Hahahaha.... Unpublished, dan sampe sekarang Cheche gak tahu 'kebandelanku' itu... Buat Cheche, maaf juga yaa... Diapdet terus blognya yaa, Che...

Isnuansa, Dhidhiet, dan Cheche adalah sekelumit kisah yang bisa ditemukan jika dan hanya jika saya mengenal Blogging. So, gak usah malu2 buat mulai jadi blogger dan ber-blogging-ria...

Yah.... Selamat ber blogging-ria.. Temukan keindahan persahabatan dan warna baru pertemanan dengan ber-blogging...

Mari bersama-sama "Memasyarakatkan blogging, dan membloggingkan masyarakat"

Salam Blogging,
HATTA N ADHY PK,ST